Jadi Korban Kekerasan Verbal, Guendogan Minta Bantuan Psikolog

Gregorius Gelino
29/8/2018 12:30
Jadi Korban Kekerasan Verbal, Guendogan Minta Bantuan Psikolog
(AFP PHOTO / Patrik STOLLARZ)

GELANDANG  Manchester City dan tim nasional Jerman, Ilkay Guendogan, mengaku harus meminta pertolongan psikolog timnas Jerman untuk mengatasi masalah psikologis yang melandanya akibat serangan verbal yang diterimanya sejak foto bersama presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, beredar luas.

Gelandang keturunan Turki itu berfoto bersama Erdogan dengan rekannya di timnas Jerman, Mesut Oezil, dan pemain timnas Turki, Cenk Tosun. Fotonya bersama Erdogan membuatnya dikecam warga seantero Jerman.

Ia mengakui bahwa bukan hanya fans timnas Jerman dan warga Jerman biasa yang menyerangnya, tetapi juga politisi Jerman. Meski tertekan dengan kekerasan verbal yang diterimanya, Guendogan mengaku tidak akan lari dari tanggung jawab.

"Saya berbincang singkat dengan psikolog timnas (Jerman). Saya ingin melihat apa yang bisa ia berikan kepada saya. Tapi saya pikir tidak ada yang bisa menolong saya dari ini (kekerasan verbal)," kata Guendogan dalam wawancaranya dengan surat kabar Jerman, WAZ.

"Jika Anda diserang banyak orang, fans Anda menyoraki Anda, dan dihina politisi Jerman, maka Anda khawatir. Tapi saya tidak ingin lari. Saya ingin menghadapi situasi ini," tukas pemain berusia 27 tahun tersebut.

Guendogan bersama Oezil dijadikan kambing hitam atas kegagalan timnas Jerman lolos dari fase grup Piala Dunia 2018 di Rusia. Mereka menempati posisi buncit di grup F setelah hanya mampu meraih satu kemenangan dan dua kekalahan. (Medcom/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya