Waspadai Ancaman Mantan

Widhoroso
20/8/2018 07:30
Waspadai Ancaman Mantan
(AFP)

PADA penampilan perdana Liga Primer musim ini pekan lalu, Liverpool tampil impresif. Ketika bermain di kandang, Stadion Anfield, 'si Merah' menang telak empat gol tanpa balas atas West Ham United.

Aura positif di pekan pertama itu ingin diteruskan Liverpool saat harus melawat ke London, dini hari nanti WIB. Di pekan kedua, Liverpool akan dijamu Crystal Palace di Selhurts Park.

Penampilan ciamik saat menggunduli West Ham menempatkan Liverpool sebagai unggulan walau harus bermain di kandang Palace. Kualitas pemain yang dimiliki juga menempatkan Liverpool di atas tuan rumah.

Permainan menyerang dengan formasi 4-3-3 sepertinya akan kembali diterapkan Klopp. Trio Mohammed Salah, Firmino, dan Sadio Mane tetap menjadi andalan lini depan the Reds.

Walau tim asuhannya diunggulkan, juru taktik Liverpool Juergen Klopp tidak mau memandang enteng lawan. Kemenangan 2-0 atas Fulham pekan lalu menjadi bukti Palace bukan lawan yang mudah.

Klopp menyebut ancaman terbesar bagi Liverpool akan datang dari Christian Benteke. Striker asal Belgia yang pernah membela Liverpool itu dinilai bisa menjadi pemain pertama yang menjebol gawang Alisson Becker, kiper anyar Liverpool, di Liga Primer.

Selain Wilfred Zaha yang memborong dua gol kemenangan Palace atas Fulham, Benteke disebut Klopp bisa menghadirkan kesulitan bagi lini pertahanan Liverpool.

"Meremehkan Benteke merupakan kesalahan besar. Walau musim lalu tidak mencetak banyak gol, ia selalu memiliki peluang. Merupakan tantangan besar untuk selalu mengawasi pergerakannya. Ia belum mencetak gol musim ini, tapi akan melakukannya," ujar Klopp.

Tekanan untuk Emery
Ancaman kehilangan kursi pelatih di Arsenal sudah menghampiri Unai Emery. Pelatih yang dipercaya menggantikan Arsene Wenger tersebut belum mampu mempersembahkan poin bagi the Gunners di dua laga awal.

Setelah pekan lalu dibekap Manchester City 0-2, Arsenal harus pulang dengan tangan hampa dari Stamford Bridge. Saat menghadapi tuan rumah Chelsea, the Gunners menyerah 2-3. Tiga gol Chelsea yang dicetak Pedro Rodriguez menit ke-9, Alvaro Morata (20), dan Marcos Alonso (81) hanya mampu dibalas Henrikh Mkhitaryan (37) dan Alex Iwobi (41).

Kekalahan di dua laga awal musim ini membuat pendukung Arsenal meradang. Mereka menilai Emery belum pantas untuk menggantikan Wenger menangani Arsenal.

Namun, Emery tidak kehilangan keyakinan bahwa tim asuhannya akan mampu meraih hasil positif. "Para pemain harus sedikit lebih tenang dan terus bekerja keras. Reaksi kami saat tertinggal dua gol untuk kemudian menyamakan kedudukan sangat bagus. Kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol," jelasnya.

Di kubu lawan, kemenangan atas Arsenal membuat pelatih Chelsea Maurizio Sarri memperlihatkan kualitasnya sebagai pelatih terbaik. Di dua laga perdana musim ini, Sarri membawa Chelsea tampil impresif. "Kami menang, tetapi masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Kami harus bekerja lebih keras dan meningkatkan permainan," jelas Sarri.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya