Kesempatan Pertama Lopetegui Angkat Trofi

Achmad Maulana
15/8/2018 01:45
Kesempatan Pertama Lopetegui Angkat Trofi
(AFP)

REAL Madrid berpeluang merebut gelar pertamanya musim ini bersama Julen Lopetegui. Tidak tanggung-tanggung gelar itu cukup bergengsi yakni Piala Super Eropa. Persoalannya ialah mereka terlebih dahulu harus melewati rival sekota, Atletico Madrid. Padahal, tim besutan Diego Simeone itu kerap menjadi batu sandungan Los Blancos dalam beberapa tahun terakhir.

Kedua tim akan berjibaku dalam memperebutkan Piala Super Eropa di Stadion Lillekula, Tallinn, Estonia, dini hari nanti. Di atas kertas, Madrid tetap diunggulkan.

Hilangnya megabintang Cristiano Ronaldo yang sebelumnya dikhawatirkan bakal mengurangi kekuatan El Merengues--julukan lain Real Madrid--ternyata tidak terbukti. Hal itu bisa dilihat dari hasil pertandingan pramusim lalu.

Setelah kalah 1-2 dari Manchester United, Madrid berturut-turut memetik kemenangan 3-1 atas Juventus dan 2-1 atas AS Roma. Terakhir, mereka melibas AC Milan 3-1.

Sebaliknya, Atletico tampil kurang meyakinkan. Setelah kalah 2-3 dari Paris St-Germain, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Stuttgart dan menang 1-0 atas Cagliari.

Meski begitu, Lopetegui tidak ingin melihat hasil uji coba itu menjadi bukti bahwa timnya lebih superior. "Kami berkesempatan memenangi trofi dan tentu saja akan memberikan segalanya karena Real Madrid diwajibkan untuk memenangi semua gelar. Ini merupakan kesempatan istimewa bagi kami," tegas Lopetegui.

Dalam laga nanti, Lopetegui belum bisa menurunkan semua pemain terbaiknya. Selain kiper anyar mereka, Thibaut Courtois, ia juga belum bisa menurunkan gelandang kanan Luka Modric.

Demikian halnya dengan Atletico. Simeone amat mungkin bakal mencadangkan Lucas Hernandez. Sementara itu, Nikola Kalinic juga amat mungkin baru masuk sebagai pemain cadangan. "Beberapa pemain kami mungkin belum sepenuhnya bugar. Namun, itu bukan alasan untuk tidak bermain baik dan itu tidak akan jadi alasan kami jika gagal," cetus Simeone.

Tanpa Ronaldo
Terlepas dari absennya sejumlah pilar kedua tim, salah satu yang aneh dalam 'derbi Madrid' kali ini ialah ketiadaan megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, yang memutuskan hengkang ke Juventus. Padahal, kapten timnas Portugal itu biasanya selalu menjadi momok bagi Atletico.

Di sisi lain, ketiadaan CR-7 juga memaksa Lopetegui untuk memaksimalkan potensi yang ada. Sejauh ini, ia sukses memanfaatkan potensi Gareth Bale dan Isco.

"Ketika saya ke Madrid, Ronaldo masih ada. Namun, kemudian dia pergi. Sebagai pelatih, ini tantangan yang menarik untuk membuat tim tetap kompetitif tanpa kehadirannya. Saya punya keyakinan Gareth (Bale) akan memiliki musim yang hebat dan kami berekspektasi tinggi padanya," cetus mantan arsitek tim nasional Spanyol itu. (AFP/BBC/R-3)/





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya