Garuda Asia Ingin Sapu Bersih

Nurul Fadillah
06/8/2018 00:20
Garuda Asia Ingin Sapu Bersih
(ANTARA)

MESKI sudah mengantongi tiket ke semifinal Piala AFF U-16 2018, tim nasional Indonesia bertekad akan tetap menginjak pedal gas saat menghadapi Kamboja pada laga terakhir babak penyisihan Grup A di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, hari ini. Tekad sapu bersih diusung tim 'Garuda Asia' demi menjaga mental para pemain untuk menghadapi laga semifinal.

Seperti diungkapkan pelatih timnas U-16, Fakhri Husaini pihaknya amat mungkin akan mengistirahatkan sejumlah pemain intinya. Namun, bukan berarti mereka tidak membidik kemenangan. Laga nanti sejatinya justru menjadi kesempatan bagi para pemain pelapis untuk unjuk gigi.

"Kami mungkin akan mengistirahatkan sejumlah pemain di laga terakhir babak penyisihan. Namun, kami tetap harus menang dan itu tidak bisa ditawar lagi," tegas Fakhri.

"Kode etik FIFA itu bertanding untuk menang. Kami tidak akan pernah menggadaikan harga diri tim ini bermain seri ataupun kalah. Siapa pun yang main instruksi kami jelas harus menang," imbuhnya.

Menurut Fakhri, dirinya enggan merotasi pemain inti di laga sebelumnya demi mencapai tujuan lolos putaran grup. Karena itu, kerangka tim inti pun tetap dipertahankan guna meraih hasil maksimal.

"Untuk pemain-pemain yang sudah tampil terus saya kira sudah layak mendapatkan waktu istirahat yang lebih. Di pertandingan melawan Kamboja saya akan melakukan rotasi, khususnya pemain yang sudah tampil terus-menerus di empat pertandingan terakhir."

Sebelumnya, kapten timnas U-16 David Maulana juga meminta rekan-rekannya untuk tidak terlena dengan hasil-hasil sebelumnya, termasuk saat melibas Timor Leste pada Sabtu (4/8) malam. Menurut David mereka tidak boleh kehilangan fokus lantaran belum mencapai tujuan akhir, yakni menjadi juara.

"Kami anggap ini bukan kemenangan, melainkan ini awal. Kami ada tiga pertandingan lagi (untuk menjadi juara)."

Untuk sementara ini, tim 'Garuda Asia' ada di posisi puncak klasemen Grup A dengan nilai 12 dari hasil empat pertandingan. Mereka unggul tiga angka atas Myanmar dan Vietnam yang ada di posisi kedua dan ketiga dengan nilai sama, sembilan. Kedua tim itu akan berjibaku pada laga terakhir untuk memperebutkan tiket ke semifinal.

 

Pembuktian Bejo

Dari ajang Liga 1, Persebaya Surabaya akhirnya memetik poin penuh. Saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Tambaksari Surabaya, kemarin, tim besutan Bejo Sugiantoro itu menang 3-1.

Kemenangan Persebaya sekaligus sebagai bukti janji pelatih caretaker Bejo Sugiantoro yang didapuk mendampingi Persebaya seusai mendepak Alvredo Vera. Kemenangan Persebaya juga membawa tim 'Bajul Ijo' ini naik ke peringat ke-12 klasemen sementara Liga 1. "Kemenangan ini kerja keras seluruh pemain," kata Bejo.

Ketiga gol Persebaya dicetak David Silva (17', 61') dan Rendy Irawan (31'). Satu-satunya gol Persela dicetak Agung Pribadi menit 90.

Pelatih Persela Aji Santoso mengakui Persebaya benar-benar keinginannya untuk bangkit. "Ini menjadi kenyataan mereka mampu mencuri gol di ment menit awal."

Pada laga lain, PSM gagal memanfaatkan dukungan fan mereka. Saat menjamu Perseru Serui di Stadion Andi Mattalatta, tim 'Juku Eja' harus puas bermain imbang 2-2.

Hasil itu memang belum mengubah posisi PSM. Mereka tetap ada di posisi ketiga dengan nilai 30 dari hasil 19 laga. Demikian halnya dengan Perseru yang tetap berkutat di posisi ke-15 dengan nilai 23.   (FL/R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya