Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGUBAH sebagian besar komposisi pemain akan dilakukan Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, saat laga kedua Grup A Piala AFF U-16 di Stadion Delta Sidoarjo, malam ini. Fakhri tidak memiliki pilihan lain karena ketatnya jadwal pertandingan yang harus dilalui.
Seperti halnya turnamen kelompok usia di kawasan Asia Tenggara lainnya, jeda per pertandingan Piala AFF U-16 hanya sehari. Walhasil, setiap tim harus bermain empat pertandingan dalam babak penyisihan selama delapan hari saja.
Situasi lebih rumit karena Brylian Aldama dan kawan-kawan akan menghadapi dua lawan terberat secara beruntun. Setelah Myanmar, ‘Garuda Asia’, julukan timnas U-16 akan menghadapi Vietnam dua hari berselang.
“Hasil akhir dalam pertandingan seperti ini ditentukan kondisi dan kecepatan dalam recovery fisik pemain. Penting untuk melakukan rotasi apalagi pertandingan ke depan tidak akan mudah. Setelah melawan Myanmar, Indonesia akan melawan Vietnam,” jelas Fakhri.
Yang sedikit membantu eks pelatih asal Aceh itu ialah regulasi Piala AFF U-16 2018 yang tidak penuh rigiditas. Fakhri berusaha memaksimalkan regulasi yang memperbolehkan pergantian pemain sebanyak lima kali. Waktu pertandingan pun hanya 2x40 menit.
“Saya melakukan pergantian pemain di babak kedua saat lawan Filipina, tujuannya untuk rotasi. Kami coba manfaatkan regulasi yang ada,” imbuhnya.
‘Garuda Asia’ diunggulkan saat melawan Myanmar setelah sukses tampil perkasa di laga pertama. Tidak tanggung-tanggung, Indonesia menaklukkan Filipina dengan skor telak delapan gol tanpa balas.
Fakhri mungkin akan memasukkan nama Hamsa Lestaluhu atau Muhammad Tolaohu untuk mengistirahatkan trio lini tengah timnas U-16. Sementara itu, di lini depan, nama pemain cadangan Rendy Juliansyah mungkin akan mendapatkan tempat utama dalam laga ini. Terlebih penyerang utama Sutan Zico harus mengalami cedera di pertandingan sebelumnya.
Diuji Bali United
Dua pekan sebelum beraksi di Asian Games 2018, timnas Indonesia U-23 akan menjalani laga uji coba melawan klub Liga 1 2018 Bali United. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, malam ini.
Hasil dari uji coba ini diharapkan tim kepelatihan dapat melihat perkembangan terakhir hasil latihan Evan Dimas dan kawan-kawan. Skuat ‘Garuda Muda’ menjalani pemusatan latihan terakhir di Bali sejak 24 Juli.
“Kami ingin melihat apakah instruksi yang diinginkan pelatih (Luis) Milla berjalan atau tidak. Kami tekankan cara bertahan dan menyerang di area lawan dan daerah sendiri,” ucap Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23 Bima Sakti.
Uji coba saat melawan Bali United juga sebagai tes terakhir sebelum tampil di Asian Games 2018. Timnas U-23 sebenarnya juga menjadwalkan uji coba melawan Timor Leste, tetapi dibatalkan.
Pembatalan itu merupakan dampak dari kocok ulang undian grup cabang sepak bola beberapa saat lalu. Undian tambahan tersebut menempatkan Palestina berada di Grup A bersama Indonesia, Hong Kong, Taiwan, dan Laos. (R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved