Rekor Apik "Singo Edan" Terhenti

Satria Sakti Utama
27/7/2018 20:16
Rekor Apik
(ANTARA)

CATATAN tak terkalahkan Arema FC dalam enam pertandingan terakhir kompetisi Liga 1 2018 harus terhenti di Kutai Kartanegara. Mengunjungi kandang Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut pada Jumat (27/7) sore, tim asuhan Milan Petrovic harus menelan kekalahan dramatis dengan skor tipis 4-3.

Kekalahan ini sangat disesalkan Petrovic. Hal ini karena Hamka Hamzah dkk harus puas pulang ke Malang tanpa poin akibat gol di menit akhir pertandingan. Gol yang diciptakan kapten Mitra Kukar Bayu Pradana tersebut akibat kelengahan lini belakang mereka sendiri.

Selain itu, Arema FC sejatinya punya kans besar untuk mencuri poin penuh andai dua penalti yang didapatkan mampu dimaksimalkan dengan baik. Makan Konate yang menjadi eksekutor hanya mampu melesatkan satu dari dua penalti yang tercipta.

"Kami kecewa karena kami seharusnya membawa poin. Kami punya dua penalti dan akhirnya kalah dalam laga ini. Kami juga mencetak tiga gol, tapi nyatanya juga tidak cukup," kata Petrovic.

Kedua tim bermain terbuka sejak menit awal sehingga hujan gol tercipta. Tim tuan rumah sukses mencuri dua gol saat laga berjalan setengah jam. Gelandang Anindito Wahyu mencetak gol pembuka di menit ke-21 setelah menyambut umpan Dedi Hartono. Selang enam menit, Dedi sendiri yang menjebol gawang kiper Srdan Ostojic melalui sepakan bola mati.

Keunggulan 2-0 Mitra Kukar berhasil dihapus sebelum turun minum. Makan Konate sukses mengeksekusi hadiah penalti di menit ke-33 dan Dedik Setiawan menyamakan skor lima menit jelang jeda.

Di awal paruh kedua, penyerang asing Mitra Kukar Fernando Rodríguez membuat timnya kembali unggul atas Arema. Namun, lagi-lagi 'Singo Edan'--julukan Arema-- membuat papan skor kembali berimbang di menit ke-82 setelah bek Arthur Cunha yang membantu serangan mampu merobek gawang Yoo Jae-hoon.

Tapi nestapa menemui tim tamu di waktu tambahan. Kapten Mitra Kukar Bayu Pradana mencetak gol ketujuh dalam laga ini dan menghantarkan timnya memperoleh tripoin dalam laga ini. Bayu memanfaatkan umpan matang Rifan Nahumarury untuk merobek gawang Ostojic untuk kesekian kalinya.

Sementara itu, PSMS Medan berhasrat melanjutkan tren kemenangan di kandang sendiri saat menjamu Bali United di Stadion Teladan Medan, Sabtu (28/7) malam. 'Ayam Kinantan'--julukan PSMS-- sukses menghentikan lima kali kekalahan beruntun pekan lalu kala menaklukan PSM Makassar 3-1 di lokasi yang sama.

Perombakan di kursi kepelatihan dengan hadirnya Peter Butler membuat PSMS Medan merasakan aura baru. Harapan untuk segera keluar dari zona relegasi pun terbuka. Selain itu, PSMS juga menargetkan kemenangan untuk membalas kemenangan di paruh pertama.

Pelatih Bali United Widodo C Putro menyebut hasil di pertemuan sebelumnya tak menjamin timnya akan meraih hasil serupa. Widodo pun mengaku timnya fokus untuk merebut poin di Medan.

"Situasi di setiap pertandingan akan berbeda-beda, pasti berbeda. Kami fokus dengan permainan kami sendiri. Tidak ada istilah keuntungan karena kondisi tim lawan hanya bermain dengan satu pemain asing," katanya dalam konferensi pers di Medan, Jumat (27/7) siang. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya