Akui Kesalahan,Grindel Tolak Tuduhan Rasial

AFP/R-1
27/7/2018 06:10
Akui Kesalahan,Grindel Tolak Tuduhan Rasial
(AFP)

KETUA Persatuan Sepak Bola Jerman (DFB) Reinhard Grindel akhirnya buka suara terkait dengan kontroversi pengunduran Mesut Oezil dari timnas Jerman. Grindel mengakui telah melakukan kesalahan. Namun, ia menolak tudingan telah melakukan tindakan rasial.

"Tudingan tersebut berdampak kepada saya pribadi. Saya meminta maaf kepada rekan-rekan di DFB yang terkena dampak dalam masalah ini. Saya tegaskan, DFB dan saya pribadi menolak tudingan bersikap rasial," ungkap Grindel, kemarin.

Grindel menjadi sorotan utama kasus yang menimpa Oezil kerena dituding telah bersikap rasial. "Dalam pandangan Grindel dan pendukungnya, saya seorang Jerman ketika timnas menang, tapi saya menjadi seorang imigran saat kami kalah," ungkap Oezil dalam pernyataannya saat mengundurkan diri.

Oezil menyatakan jadi sasaran rasialisme setelah foto pertemuannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan beredar. Bahkan, pemain keturunan Turki tersebut dinilai menjadi penyebab tersingkirnya Jerman di penyisihan grup Piala Dunia 2018 lalu.

Lebih jauh, Grindel menyatakan akan mengambil langkah-langkah agar kontroversi yang muncul pascapengunduran diri Oezil tersebut bisa segera diakhiri. Ia juga menyatakan Jerman harus bersatu kembali untuk bisa bangkit setelah terpuruk di Rusia 2018. "Kita memiliki tujuan untuk bisa menjadi tuan rumah Euro 2024. Untuk itu, kita harus bekerja sama dengan komitmen besar," jelasnya.

Kasus Oezil sepertinya juga memicu ketegangan antara Jerman dan Turki. Politikus di Jerman menuding Erdogan telah memanfaatkan kasus Oezil untuk menjadi pemenang persaingan menjadi tuan rumah Euro 2024.

Bahkan, Erdogan diminta untuk tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri Jerman. "Tidak peduli bagaimana seseorang berdiri di atas foto Oezil atau Guendogan ataupun debat saat ini, Erdogan harus berhenti mengganggu di Jerman," kata Paul Ziemiak, politikus senior Jerman.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya