Terlibat Skandal Suap, Asosiasi Sepak Bola Ghana Dibubarkan

Riyan Ferdianto
08/6/2018 18:30
Terlibat Skandal Suap, Asosiasi Sepak Bola Ghana Dibubarkan
(Presiden Asosiasi Sepak Bola Ghana Kwesi Nyantakyi (Foto AFP / CARL DE SOUZA) )

 GHANA memutuskan untuk membubarkan asosiasi sepak bola mereka (GFA). Keputusan itu terjadi setelah sejumlah pejabat, termasuk Presiden GFA Kwesi Nyantakyi terlibat kasus suap.

Skandal suap di tubuh Asosiasi sepak bola Ghana itu terkuak, setelah seorang jurnaslis Anas Aremeyah memberikan sebuah film dokumenter ke pihak berwajib.

Film berdurasi dua jam itu berjudul "When Green and Corruption Become the Norm". Di mana isi film tersebut memperlihatkan pejabat dan presiden asosiasi diduga melakukan tindak korupsi.

Kwesi Nyantakyi yang juga anggota Dewan FIFA, terekam sedang berada di kamar hotel untuk menerima suap sebesar 65.000 dolar (Rp901 juta) dari seorang pengusaha yang ingin mensponsori Liga Sepak Bola Ghana.

Menteri informasi Mustapha Abdul-Hamid mengatakan dalam pernyataannya mengatakan, pemerintah marah dan terkejut dengan isi film dokumenter itu. Selanjutnya, ia akan menyerahkan pihak yang dicurigai kepada polisi untuk diperiksa.

"Dengan melihat luasnya kebusukan yang melibatkan para pejabat papan atas GFA, para pejabat, komisioner pertandingan, adiministrator dan para wasit NSA (Otoritas Olahraga Nasional), pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah cepat yakni membubarkan GFA," tuturnya.

Mustapha mengatakan pemerintah akan segera mengumumkan pendekatan-pendekatan sementara terhadap aktivitas-aktivitas sepak bola. Tentunya sampai asosiasi sepak bola Ghana yang baru dibentuk. (Amedcom/OL-7)
)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya