Nabil Maaloul Membangun Tim Masa Depan

(FIFA/Kingfut/R-1)
05/6/2018 00:15
Nabil Maaloul Membangun Tim Masa Depan
(AFP)

MEMBAWA negara sendiri lolos ke putaran final Piala Dunia tentu sangat berarti, tidak terkecuali untuk Nabil Maaloul, mantan pemain timnas Tunisia yang kini menjadi pelatih timnas negaranya.

Maaloul memang bukan nama asing bagi timnas Tunisia. Setelah tidak lagi menjadi pemain, Maaloul sempat menduduki kursi asisten pelatih timnas Tunisia.

"Saya dulu jadi asisten pelatih Roger Lemerre ketika kami memenangi Piala Afrika 2004. Saya juga menangani timnas Tunisia U-20 yang berlaga Olimpiade 2004 Yunani. Saya bersama Lemerre berduet lagi pada 2006 dan masih melatih pemain yang sama," ujar Maaloul.
Sebagai pelatih, Maaloul memiliki rekam jejak yang cukup baik. Ketika dua kali menangani Es Tunis, klub asal Tunisia, 2010-2013, persentase kemenangan Maaloul selalu di atas 50%.

Begitu juga saat menjadi pelatih El Jaish pada 2014. Sementara itu, selama melatih timnas Tunisia sejak tahun lalu, Maaloul belum pernah dikalahkan di babak kualifikasi Piala Dunia. Hasil terburuk hanyalah dua kali seri.

Karena sudah sangat lengket dengan timnas Tunisia, pelatih kelahiran 1952 itu pun tidak ragu meminta perpanjangan kontrak hingga 2020. Federasi Sepak Bola Tunisia yang mengabulkan permohonan Maaloul mengatakan sang pelatih bertekad memperkuat timnas dan bukan ingin mengamankan posisinya untuk jangka panjang.

Artinya, jika dia tidak dipecat, Maaloul kemungkinan bakal kembali berupaya agar bisa membawa Tunisia untuk bisa mendapatkan tiket menuju Piala Dunia 2022 Qatar. Peluang tersebut terbuka sangat lebar.

"Bermain di Piala Dunia bukan hanya mimpi saya, juga publik Tunisia dan semua pihak yang bekerja untuk timnas. Sebagai pelatih, saya optimistis kami bisa berlaga di Piala Dunia," kata Maaloul. (FIFA/Kingfut/R-1)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya