Juventus Rileks Hadapi 4 Tim Ajaib

Asni Harismi
20/3/2015 00:00
Juventus Rileks Hadapi 4 Tim Ajaib
(AFP)

UNTUK kali kedua dalam tiga tahun terakhir, Juventus melaju ke perempat final Liga Champions. Meski hanya butuh hasil imbang, 'si Nyonya Tua' justru membantai Borussia Dortmund di Signal Iduna Park 3-0.

Dengan hasil itu, I Bianconeri lolos ke delapan besar dengan total agregat 5-1 setelah menang 2-1 di laga pertama. Kepercayaan diri pelatih Massimiliano Allegri pun langsung meningkat drastis dengan menyatakan timnya siap bertemu dengan satu dari magical four.

''Kami makin baik selepas fase grup, kini kami siap menantang satu dari empat tim ajaib (magical four),'' jelas eks juru taktik AC Milan itu.

Empat klub yang dimaksud Allegri ialah Barcelona, Bayern Muenchen, Paris Saint Germain, dan juara bertahan Real Madrid. Mereka merupakan tim teratas yang menjadi unggulan di delapan besar selain klub lain yang juga lolos, seperti Atletico Madrid, AS Monaco, dan FC Porto.

Undian babak delapan besar akan dilangsungkan malam ini di Nyon, Swiss, atau beberapa jam setelah laga kedua babak 16 besar Liga Europa. Leg pertama perempat final bakal digelar pada 14 dan 15 April, sedangkan laga kedua digelar 21 dan 22 April 2015.

Di Jerman kala itu, Juventus tak memberi ampun pada tuan rumah dengan gol cepat Carlos Tevez hanya 3 menit setelah kick-off. Striker asal Argetina itu pula yang membuat gol penutup di menit 79 atau 2 menit sebelum ia digantikan Simone Pepe.

Tevez pun dinobatkan sebagai man of the match karena sebelumnya juga berjasa memberi umpan pada pencetak gol kedua, Alvaro Morata. Keduanya menjadi cerminan kecil penampilan impresif Juve di pertandingan kedua tersebut yang sama sekali tidak memberi ruang tembak kepada Marco Reuss dkk.

''Tevez sedang mengalami masa puncaknya di Juve. Dia tajam sebagai individu, tapi juga bekerja untuk tim,'' sanjung Allegri.

Sayangnya, Juventus harus kehilangan Paul Pogba yang keluar lapangan dengan terpincang-pincang di menit ke-27. Diduga ia menderita cedera hamstring meski Allegri belum bisa memberi kepastian lamanya bintang muda itu akan absen karena masih menjalani pemeriksaan.

Mendapat ejekan
Kekalahan itu membuat pelatih Dortmund Juergen Klopp mengakui bahwa timnya kalah segalanya dari Juve malam itu. Ia pun menyebut tim tamu lebih berhak melaju ke perempat final setelah penampilan buruk yang ditunjukkan pasukannya di dua leg 16 besar itu.

''Juve sangat kuat dalam bertahan dan transisi, tapi kami juga seperti membantu mereka lolos dengan banyak melakukan kesalahan,'' ujar Klopp.

Satu-satunya hal yang tak bisa diterima oleh Die Borussien ialah ejekan dari suporter saat jeda. Mereka tampak marah dengan gol cepat Tevez yang meruntuhkan mental tim, padahal di awal laga, Dortmund hanya butuh menang 1-0 untuk lolos dari hadangan Juve.

Bagi Mats Hummels, itu seperti tamparan telak saat timnya justru tengah butuh suntikan semangat. Itu memang bukan pertama kali mereka mendapat ejekan dari suporter, tapi bek asal Jerman itu menandaskan cemoohan di tengah laga bukanlah contoh yang bagus.

"Cemoohan seperti itu tidak pantas. Saya terima jika diejek di akhir pertandingan, tapi tidak saat turun minum," kata Hummels.(AP/UEFA.com/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya