Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEKSIKO memiliki senjata ampuh di lini depan untuk bisa bersaing di Piala Dunia Rusia 2018. Orang itu ialah Javier Hernandez 'Chicharito', yang akan menjadi pemain kunci lini depan Los Tricolores untuk menjadi pengancam lini pertahanan para rival.
Hernandez memang masih menjadi ancaman nyata. Setelah meninggalkan Manchester United pada 2015, nama Hernandez seperti tenggelam.
Kemampuannya menjebol gawang tetap diperlihatkan saat membela Bayer Leverkusen 2015–2017 dan West Ham yang saat ini dibelanya. Naluri tajam yang dimiliki Hernandez dalam urusan mencetak gol, membuatnya hingga kini masih dipercaya menjadi ujung tombak sejak pertama kali membela Meksiko pada 2009. Selama sembilan tahun membela negaranya, Hernandez telah tampil dalam 99 laga dengan raihan 49 gol.
Seperti saat membawa Meksiko menembus 16 besar Piala Dunia 2010 dan 2014, di Rusia 2018 harapan besar juga dibebankan ke pundaknya. Sadar akan hal itu, Hernandez bertekad membawa negaranya melangkah lebih jauh di Rusia. "Kami tidak hanya mengincar babak perempat final, kami tidak ingin membatasi ambisi kami. Kami ingin mencapai setinggi yang kami bisa karena kami memiliki potensi," ujar Hernandez.
"Setiap tim di Piala Dunia memiliki kesempatan dan kami ingin melakukan yang terbaik untuk mencapai final dan bahkan memenangkan Piala Dunia," tandasnya. Hernandez memang sudah selayaknya mencanangkan target setinggi langit di Rusia 2018. Di usia yang sudah 29 tahun, Piala Dunia 2018 bukan tidak mungkin akan menjadi penampilan terakhir striker bertubuh mungil tersebut.
Empat tahuh mendatang, kalaupun Meksiko lolos ke putaran final di Qatar, kecil peluang Hernandez untuk tetap kembali masuk tim. Selain faktor usia, munculnya pemain-pemain muda akan menyulitkan dirinya untuk memenangkan tempat di skuat utama. (ESPN/Rul/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved