Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU nama yang tidak bisa dipisahkan dari tim nasional Swiss saat ini ialah Xherdan Shaqiri. Sejak dipercaya mengenakan seragam timnas Swiss pada 2010, Shaqiri selalu menjadi pemain kunci di skuat La Nati, tidak terkecuali di Piala Dunia 2018. Gelandang yang memiliki kemampuan bagus dalam menyerang dan bertahan tersebut menjadi pemain paling diandalkan pelatih Vladimir Petkovic.
Pemain kelahiran Gjilan, Yugoslavia, tersebut memang memiliki kapasitas mumpuni sebagai kreator permainan tim. Kemampuan teknis yang mumpuni ditambah kemampuan membaca permainan membuat pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi sosok yang belum bisa tergantikan di lini tengah Swiss.
Kelebihan lain yang dimiliki pemain yang saat ini membela Stoke City tersebut ialah nalurinya dalam menjebol gawang lawan. Dalam 66 laga bersama Swiss, Shaqiri telah mencetak 20 gol, jumlah yang cukup banyak untuk seorang gelandang.
Di Piala Dunia 2014, Shaqiri memperlihatkan ketajaman di laga terakhir penyisihan Grup E. Kala menghadapi Honduras, dirinya memborong gol kemenangan 3-0 Swiss dan menjadi pencetak gol terbanyak bagi Swiss dengan tiga gol.
Namun, ketajaman Shaqiri di Stoke musim kompetisi 2017-2018 tidak terlihat. Dalam 36 laga bersama Stoke yang musim depan terdegradasi, ia hanya mampu mengemas delapan gol.
Namun, hal tersebut bukan disebabkan Shaqiri mulai mandul dalam urusan mencetak gol. Kekurangan dukungan rekan-rekannya membuat dirinya seperti kehilangan taji di barisan depan.
"Saya sulit berkembang di Stoke karena tidak ada dukungan dari pemain lain. Saya tidak bisa memberikan terlalu banyak pengaruh karena tidak banyak pemain yang kurang berkualitas di sekitar saya," jelasnya.
Di Rusia 2018, peluang Shaqiri untuk kembali memperlihatkan ketajaman terbuka lebar. Dengan dukungan penuh dari pemain-pemain berkualitas yang dimiliki Swiss saat ini, seperti Granit Xhaka, Shaqiri siap kembali menjadi momok barisan pertahanan setiap lawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved