Pengamanan Standar Disiapkan

(Beo/Ant/R-2)
16/5/2018 06:00
Pengamanan Standar Disiapkan
( ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Pengamanan Standar Disiapkan


TEROR bom yang terjadi Surabaya, Jawa Timur, dikawatirkan akan sedikit mengganggu persiapan Indonesia dalam menggelar Asian Games 2018. Untuk itu pemerintah memastikan pengamanan berstandar internasional untuk penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018 sepeti yang ditetapkan Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Komite Paralimpiade Asia (APC).

“Saya sudah meminta Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 dan Asian Para Games untuk segera memberi tahu OCA dan APC bahwa kondisi Indonesia terkendali dan aman,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Jakarta, kemarin.
Menpora mengakui sejumlah negara peserta Asian Games mendapatkan informasi terbatas terkait keamanan Indonesia menyusul peristiwa ledakan bom itu.

“Kami mengabarkan kepada seluruh atlet dan masyarakat, Inasgoc dan Inapgoc sudah bersepakat untuk tidak mengubah rencana.” Sebelumnya, Ketua Inasgoc Erick Thohir memastikan pengamanan Asian Games 2018 akan dilakukan berlapis untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. “Akan ada ring satu, dua, tiga karena sudah sesuai standar internasional.”

Selain itu, semua orang yang terlibat dalam pelaksanaan Asian Games 2018 harus memiliki tanda pengenal yang terakreditasi. Sementara itu, sebanyak 200 ribu personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan Pawai Obor Asian Games 2018. Jumlah tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, Kementerian Perhubung-an, dan aparat pemerintah provinsi yang akan dilewati pawai tersebut.

Asisten Operasional Kepala Polri Inspektur Jenderal Deden Juhara menjelaskan, Pawai Obor akan dilaksanakan mulai pertengahan Juli mendatang hingga pembukaan Asian Games pada 18 Agustus. Ada 18 provinsi yang dilewati dan artinya dari Polri sendiri akan melibatkan 18 polda.

Dari jumlah 36.106 personel, anggota Polri yang akan dikerahkan mencapai 28.931 personel. Sementara TNI, mencapai 4.524 personel. Sisanya, satpam, Satpol PP, Dinas Perhubungan, pemadam kebakaran, dan SAR. (Beo/Ant/R-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya