Asa Blaugrana Akhiri La Liga tanpa Cela

(Sat/AFP/R-1)
09/5/2018 07:15
Asa Blaugrana Akhiri La Liga tanpa Cela
(AFP PHOTO / Josep LAGO)

HASIL imbang kontra Real Madrid awal pekan ini tetap harus disyukuri Barcelona. Hasil 2-2 membuat ambisi Barcelona untuk mengakhi-ri musim kompetisi 2017-2018 tanpa terkalahkan masih bisa diwujudkan.

Hanya berselang tiga hari setelah El Clasico, Blaugrana akan kembali mendapat ujian saat menjamu ­Villarreal di Camp Nou di ­pekan ke-36 La Liga, dini hari nanti. Bermain di kandang, pasukan Ernesto Valverde dipastikan tak hanya mematok hasil tidak kalah, tapi juga membidik kemenangan.

Di atas kertas, Barcelona tidak akan menemui kesulitan mengatasi Villarreal. Dari 30 pertemuan dengan klub berjuluk the Yellow Submarine tersebut, Barcelona meraih 18 kemenangan, 8 imbang, dan hanya 4 kali menelan kekalahan.
Kemenangan atas Villarreal akan meningkatkan kepercayaan Lionel Messi dan kawan-kawan untuk melakoni dua laga tersisa musim ini. Setelah Villarreal, Barcelona yang sudah memastikan juara akan menghadapi Levante dan Real Sociedad di dua laga pamungkas musim ini.

Dari Liga Primer, dua laga tersisa menjadi masa injury time bagi Chelsea untuk bisa mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan. Dengan poin 69, Chelsea kini menempati posisi kelima, tertinggal 2 poin dari Tottenham Hotspur yang berada di posisi ketiga dan 3 poin di belakang ­Liverpool di peringkat ke­empat.

Sapu bersih kemenangan di dua laga tersisa menjadi keharusan untuk menjaga asa lolos ke Liga Champions, termasuk saat menjamu Huddersfield di Stamford Bridge, dini hari nanti. Tiga poin di kandang kali ini bukan hal mustahil yang didapat melihat performa Chelsea yang moncer setelah meraih empat kemenangan dan sekali imbang dalam lima laga terakhir di Liga Primer .  

Kendati demikian, Huddersfield tidak dapat diremehkan. The Terriers, julukan Huddersfield, secara brilian menahan sang juara Manchester City.

Keinginan untuk bertahan di Liga Primer Inggris musim ini dapat membuat Huddersfield dapat tampil mengejutkan. Tim yang dinakhodai David Wagner itu hanya duduk dua tingkat dari area relegasi dengan keunggulan 3 poin saja dari Swansea yang menempati posisi 18.
“Ketika kami menyiapkan tim dengan baik, kami memiliki cara untuk menghentikan lawan. Itu yang terjadi saat melawan City,” tutur Wagner. (Sat/AFP/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya