Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSIJA Jakarta membawa pulang modal dua gol tandang dalam kunjungan ke markas Home United di Stadion Jalan Besar, Singapura, kemarin malam. Laga leg pertama semifinal zona ASEAN AFC Cup 2018 itu berakhir 3-2 untuk kemenangan tuan rumah. ‘Macan Kemayoran’ hanya butuh kemenangan 1-0 di di leg kedua Selasa (15/5) untuk lolos ke babak selanjutnya.
Kekalahan Persija di ‘Negeri Singa’ disebabkan rapuhnya lini belakang. Absennya beberapa pemain kunci seperti kiper Andritany Ardhiyasa, bek asing Jaimerson da Silva, serta bek kiri Rezaldi Hehanusa membuat tembok pertahanan Persija mudah ditembus
Bermain di kandang lawan, Persija dikejutkan dengan dua gol cepat Home United saat laga baru berlangsung sembilan menit. Setelah Maman Abdurahman melakukan bunuh diri di menit kedua, Home United menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Song Ui-young menit ke-9.
Persija mulai bangkit dari keterpurukan berkat gol Ramdani Lestaluhu memanfaatkan eksekusi bola mati di menit ke-32. Empat menit setelah turun minum, Ramdani kembali menjebol gawang kiper Rudy Khairullah dengan cara yang hampir sama.
Akan tetapi, usaha Persija membawa modal poin dari kandang lawan pupus di menit ke-79. Pemain pengganti Hafiz Nor memaksa Persija pulang dengan kekalahan. Hafiz melakukan sepakan dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Muhammad Rizky. Skor 3-2 pun bertahan hingga laga berakhir.
Menang adu penalti
Dari Piala Indonesia 2018, Madura United lolos dari lubang jarum setelah menundukkan Persibo Bojonegoro di Stadion Letjen Haji Soedirman, Bojonegoro. Tampil dengan tim lapis kedua, Madura United menang 3-1 dalam adu penalti setelah bermain 1-1 selama 90 menit.
Dalam menghadapi Persibo Bojonegoro yang merupakan juara di edisi terakhir Piala Indonesia 2012 lalu, Madura United harus berjuang ekstra keras. Unggul kualitas pemain tidak lantas membuat Madura United dengan mudah mengatasi tim Liga 3 itu.
Madura United unggul lebih dulu melalui gol Engelberd Sani di menit ke-14. Tuan rumah mampu menyamakan kedu-dukan 4 menit setelah babak kedua dimulai melalui tendang-an Hasan Basri. Hingga babak kedua usai, skor 1-1 tidak berubah dan laga dilanjutkan dengan adu penalti.
Di babak adu penalti, kematangan dan perbedaan kualitas kedua tim terlihat jelas. Eksekutor Madura United sukses membobol gawang Dion Rahmatullah sebanyak tiga dari empat kali percobaan. Diawali Zah Rahan, Alberto Antonio de Paula, dan ditutup Slamet Nurcahyono. Satu-satunya usaha tim tuan rumah yang menemui sasaran lahir dari kaki Lendy Dwi Setiawan.
“Kami bukan menyimpan pemain, tapi kami harus lihat kondisi pemain terlebih dahulu. Kami tidak ingin pemain ce-dera karena ada pertandingan lainnya,” tutur pelatih Madura United Milomir Seslija
Pelatih Persibo Jordi Kartika Asmara memuji penampilan timnya. Persiapan tim yang sangat minim menjadi alasan utama kekalahan itu. “Terus terang kita tidak siap, tapi kita main antusias. Saya lihat tim ini solid dan bagus karena hampir saja memenangi pertandingan,” tutur Jordi. (MG/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved