Adu Gengsi Dua Seteru Abadi

Faishol Taselan
06/5/2018 09:30
Adu Gengsi Dua Seteru Abadi
(DOK LIGA 1)

DUEL panas akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, sore nanti, saat Persebaya Surabaya menjamu Arema FC dalam lanjutan Liga 1 2018. Tingginya gengsi dalam laga tersebut membuat kedua tim dipastikan akan tampil all out untuk meraih kemenangan.

Pelatih Persebaya Alfredo Vera menyatakan kemenangan menjadi syarat mutlak bagi timnya. “Mereka pasti akan all out, dan Persebaya sudah menyiapkan antisipasinya. Apalagi kami bermain di depan publik sendiri,” ujarnya Sabtu (5/5). Namun, kapten Persebaya Rendy Irawan mengakui bermain di hadapan suporter bonek saat lawan Arema merupakan beban tersendiri. Ia berharap seluruh pemain Persebaya mampu mengatasi beban tersebut dan tampil lepas.

“Saya akui memang panas kondisinya, tapi di lapangan diharapkan tetap profesional. Dan saya yakin kita bisa menang,” tegasnya. Sementara itu, Arema Malang kemarin tidak bisa menguji coba lapangan setelah tidak mendapat izin Kepolisian. Pelatih Arema Djoko Susilo mengakui uji coba lapangan sangat penting. Namun, pihaknya menyadari kondisi tidak memungkinkan.

Djoko menyatakan timnya ingin mengulangi kesuksesan mengalahkan Persebaya seperti di Piala Presiden 2018. “Ini pertandingan panas memang, tapi saya yakin bisa memetik kemenangan penuh di GBT,” ujarnya. Tidak hanya di dalam lapangan, panasnya duel dua tim yang merupakan musuh bebuyutan itu juga akan terjadi di luar lapangan. Bonek dan Aremania selama ini memang merupakan dua kelompok suporter yang kerap saling bentrok.

Untuk mengantisipasi bentroknya suporter kedua tim, 2.600 personel gabungan bakal dikerahkan. Ketua Panpel Persebaya Wisnu Sakti Buana mengatakan jumlah personel keamanan yang dikerahkan hampir dua kali lipat daripada saat Persebaya menjamu tim lain.
Menurutnya, aparat akan melakukan pengaman mulai akses menuju Stadion GBT sampai dalam stadion. “Khusus di area pinggir lapangan ditempatkan pasukan Raider untuk mengantisipasi suporter yang turun dari tribune,” ujar Wisnu.

Skor besar
Dalam lanjutan pertandingan kemarin, eksekusi kapten kesebelasan PSMS Medan Legimin Raharjo memastikan ‘Ayam Kinantan’ sukses memetik poin penuh di kandang saat menjamu sang tamu Barito Putera di Stadion Teladan Medan. Gol Legimin 5 menit jelang laga usai membuat PSMS menang tipis 3-2.

Dua gol lain PSMS dicetak Wilfred Yessof menit ke-29 dan Frest Butuan (50’), sedangkan dua gol tim tamu diborong Dauglas Packer (64’-penalti dan 81’) “Kami sempat menikmati permainan saat unggul 2-0, tapi dua kesalahan berakibat fatal, tapi bagaimanapun kami akhirnya bisa menang,” ujar pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman.

Di laga lain, hujan gol tercipta di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, saat Bali United menjamu Sriwijaya FC. Meski bermain di depan pendukung, ‘Serdadu Tridatu’ harus menyerah dengan skor 3-4. Tiga gol Bali United diciptakan Ilija Spasojevic (13’), bunuh diri pemain Sriwijaya FC Alfin Tuasalamony (40’), dan penalti Stefano Lilipaly (58’), sedangkan empat gol ‘Laskar Wong Kito’ disumbang Hamka Hamzah (28’, 92’), Alberto Goncalves (43’), dan Manuchekhr Dzhalilov (53’). (PS/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya