Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
REAL Madrid sekali lagi menunjukkan jati diri sebagai 'Raja Eropa' Kesuksesan tim besutan Zinadine Zidane itu merengkuh tiket ke final Liga Champions menegaskan status tersebut.
Los Blancos bahkan tinggal selangkah lagi bakal merebut gelar ketiganya secara beruntun atau yang ke-13 (la decimotercera) secara keseluruhan. Kini mereka tinggal menunggu pemenang laga AS Roma versus Liverpool untuk berduel pada partai puncak di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, pada 26 Mei mendatang.
Madrid memastikan tiket ke final setelah menyingkirkan raksasa Jerman, Bayern Muenchen, dengan keunggulan agregat 4-3. Hasil itu didapat El Merengues setelah bermain imbang 2-2 pada leg kedua semifinal di Santiago Bernabeu, kemarin dini hari.
"Kami senang karena kami mengalahkan lawan-lawan kami. Tanpa ada penderitaan, ini tidak akan terjadi. Saat ini kami merasakan keindahan," ujar Zidane.
"Saya pikir ini adalah buah dari hasil kerja keras kami. Sejak awal kami yakin bisa melaju ke final. Sekarang kami berharap bisa mempertahankan gelar," timpal kapten Madrid Sergio Ramos.
Karim Benzema-lah yang menjadi pahlawan Madrid dalam laga tersebut. Bomber asal Prancis itu memborong dua gol kemenangan Los Blancos dan sekaligus mengakhiri dahaga golnya.
"Saya merasa senang untuk Karim karena dia pantas mendapatkannya. Dia tidak pernah berhenti berusaha," puji Zidane.
Blunder sang kiper
Kontras dengan Madrid, Muenchen kembali harus mengubur impian berlaga di final Liga Champions. Meski Muenchen sukses menjuarai Bundesliga dan DFB Pokal, kegagalan di Liga Champions sepertinya sedikit mengurangi kebahagiaan.
Musim ini, Bayern Muenchen terpaksa diperkuat kiper kedua Sven Ulreich setelah Manuel Neuer mengalami cedera panjang. Diragukan awalnya, tapi kiper 29 tahun itu sukses mencuri pujian lewat penampilan apiknya. Ia sering kali menjadi aktor penentu bagi timnya.
Akan tetapi, laga melawan Real Madrid pada leg kedua semifinal Liga Champions Eropa di Santiago Bernabeu membuat takdir Ulreich berbalik 180 derajat. Ulreich melakukan blunder memalukan yang berujung pada gol kedua Karim Benzema. Ia terpeleset ketika menerima operan dari gelandang Corentin Tolisso sehingga Benzema mampu mencuri bola dan merobek gawang Muenchen.
Kesalahan Ulreich itu pun membuatnya menjadi kambing hitam kegagalan FC Hollywood.
"Kesan yang kuat. Ulreich memiliki musim yang fantastis untuk Bayern, tapi satu kesalahan seperti ini di semifinal Liga Champions akan menghantui Anda seumur hidup," kicau pengamat sepak bola asal Amerika Serikat, Stuart Holden, di akun media sosial pribadinya.
Pelatih Bayern Muenchen Jupp Heynckes tidak berkomentar banyak soal blunder itu. Ia hanya menyebut Ulreich sedikit kehilangan konsentrasi. Heynckes pun memuji kiper tim lawan.
(AFP/Goal/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved