Kado Perpisahan yang Sempurna

(AFP/Guardian/Rul/R-2
25/4/2018 05:15
Kado Perpisahan yang Sempurna
( AFP PHOTO / Christof STACHE)

MUSIM ini menjadi musim terakhir Jupp Heynckes bersama Bayern Muenchen. Mantan pelatih Real Madrid dan Bayer Leverkusen itu dipastikan bakal meletakkan jabatannya sebagai arsitek Die Roten. Faktor usia menjadi alasan utama sang juruk racik untuk mendem pandito (pensiun). Dengan usianya yang sudah menginjak 72 tahun, Heynckes merasa sudah waktunya untuk memberikan tongkat estafet kepada yang lebih muda.

Bahkan jika Muenchen melaju ke final di Kiev, Ukraina, pada 26 Mei mendatang, usianya akan 73 tahun karena ia lahir pada 9 Mei. Sejatinya, Heynckes sudah pensiun seusai mengantarkan Muenchen merebut treble winners pada 2013. Namun, ia ‘dipaksa’ manajemen klub untuk menukangi FC Hollywood  lagi yang kala itu terseok-seok saat diarsiteki Carlo Ancelotti.

Ia pun bersedia dengan perjanjian hanya sampai akhir musim. Di ta-ngannya Die Roten kembali berjaya. Dua trofi juara tercatat sudah dipersembahkan Heynckes, yakni gelar Bundesliga dan DFB Pokal. Kini mereka tinggal membidik gelar Liga Champions. Trofi tersebut diharapkan menjadi kado perpisah-an dari dan untuk sang bintang sejati FC Hollywood.

“Tentu saja itu akan jadi (kado perpisahan) istimewa. Tapi kami tidak mau memikirkan itu. Yang ada di benak kami kini hanya Real ­Madrid,” tegas Heynckes yang pernah memberikan trofi Liga Champions untul Real ­Madrid pada 1998 silam.

Dukungan untuk bisa memberikan kenang-kenangan terindah bagi Heynckes juga dilontarkan para punggawa Muenchen. Menurut bek Jerome Boateng, sudah seharusnya mereka memberikan sesuatu bagi Heynckes yang telah memberikan begitu banyak untuk klub.
Di lain pihak, nasib Zinedine Zidane di Madrid pun belum jelas. Meski Zidane sukses memberikan dua trofi Liga Champions, itu dinilai belum cukup bagi tim sekelas Los Blancos.  Itu sebabnya bukan tidak mungkin trofi Liga Champions menjadi persembahan terakhir Zidane buat Madrid.

“Terkadang Anda tidak memahami olahraga ini. Meski begitu, Anda harus siap mengalami masa-masa buruk ketika situasi itu datang,” tutur Zidane. (AFP/Guardian/Rul/R-2





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya