Garuda Muda masih Butuh Pemain Senior

Satria Sakti Utama
19/4/2018 06:45
Garuda Muda masih Butuh Pemain Senior
(ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

PELATIH tim nasional In­donesia U-23 Luis Milla Aspas telah memanggil 24 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan plus turnamen Anniversary Cup 2018. Dari 24 na­ma tersebut, Milla memanggil tiga pemain senior untuk mengisi kuota, yakni Lerby Eliandry  (Borneo FC), Ilija Spa­sojevic (Bali United), dan kiper  Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa.

Sayangnya, dari ketiga pemain senior tersebut, baru Ler­by yang bisa langsung bergabung. Pasalnya Spasojevic dan Andritany harus memper­kuat klub masing-masing di Piala AFC. Milla memang memberikan dispensasi bagi pemain yang memperkuat klub mereka di kompetisi Asia. Persija akan melawat ke markas klub Singapura Tampines Rovers dalam laga terakhir Grup H pada 24 April, sedangkan, Bali United akan menjamu Global FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar sehari setelahnya.  Padahal, pemusatan latihan Timnas dijadwalkan dimulai pada Senin (23/4). Hal itu disebabkan turnamen Anniversary Cup akan digelar pada 27 April-3 Mei.

“Untuk pemain Persija dan Bali United dipersilakan memperkuat timnya di Piala AFC terlebih dahulu. Jadi, pemain Persija akan bergabung pada tanggal 25 dan Bali United tanggal 26,” jelas entrenador asal Spanyol itu.

Turnamen Anniversary Cup 2018 itu digelar sebagai pera­yaan hari ulang tahun ke-88 PSSI pada 19 April. Selain itu, ajang tersebut diperuntukkan sebagai ajang uji coba Asian Games 2018 yang batal digelar pada Februari lalu. Terdapat empat tim yang ikut serta, yakni Indonesia sebagai tuan rumah, Uzbekistan, Bahrain, dan Korea Utara.

Turnamen itu menjadi wadah bagi Milla untuk mengukur kemampuan anak asuhnya bermain di level tertinggi sepak bola Asia jelang pergelaran Asian Games 2018 Agustus mendatang.

“Lawan merupakan tim kuat. Kami ingin pemain belajar dari turnamen ini. Jadi, bukan soal menang atau kalah. Namun, saya dapat melihat level dan perkembangan permainan mereka,” lanjut mantan pelatih timnas junior Spanyol tersebut.

Selain nama-nama pemain yang sudah menjadi langganan timnas, seperti duo Selangor FC, Evan Dimas dan Ilham Udin Armayn, dan Egy Maulana Vikri, Milla kali ini memangil pemain debutan, bek sayap dari PSMS Medan Firza Andika.  

Sementara itu, asisten pelatih timnas Bima Sakti Tukiman mengatakan mereka memanggil tiga pemain senior untuk melakukan simulasi secara total seperti dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 Agustus mendatang. Mereka juga membutuhkan pengalaman dan jam terbang mereka.

“Bagaimanapun kita membu­tuhkan pengalaman mereka, terutama untuk memotivasi para pemain muda,” jelas Bi­ma.

Kebijakan khusus
Sebelumnya, PSSI menyebut akan membuat aturan baru ter­kait dengan seringnya klub-klub menolak melepas pemain me­re­ka ke timnas lantaran mereka harus bermain di kompe­tisi liga. Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Umum PSSI Joko Driyo­no menyebut pengalaman sebelumnya sering kali terjadi pemain ditahan untuk membela tim nasional oleh klub-klub.

Untuk mengatasi siklus itu berulang, PSSI pun berencana membuat kebijakan khusus untuk menanggulangi hal tersebut. Namun, ia tak menjelaskan secara rinci kebijakan apa yang akan disiapkan PSSI. “Pertanyaan itu harus disimpan lebih dahulu karena PSSI sedang menyiapkan policy soal pemanggilan timnas. Paling cepat putaran satu selesai atau paling lambat setelah Asian Games 2018,” jelas Joko Driyono. (R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya