Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KERICUHAN yang terjadi di Stadion Kanjuruhan dalam pertandingan Arema FC melawan Persib Bandung, pekan lalu, dikhawatirkan akan berbuntut panjang. Salah satunya ialah aksi balasan dari para pendukung Persib atau dikenal dengan sebutan bobotoh saat tim ‘Singa Edan’ bertandang ke Kota Kembang.
Situasi itu disadari betul oleh manajemen Persib. Itu sebabnya mereka meminta para bobotoh untuk tidak melakukan aksi balasan agar mereka tidak dihukum seperti Arema. “Kami sudah melakukan komunikasi ke bobotoh dan mengimbau untuk tidak melakukan aksi balasan pada saat match di Bandung. Dari beberapa tokoh bobotoh juga sepaham bahwa tidak ada aksi yang sama. Mudah-mudahan berjalan baik,” kata Direktur Keungan PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, Rabu (18/4).
Aremania memicu kemarahan publik Kota Kembang dengan tindakan tidak suportif mereka menginvasi lapangan. Tidak sampai di situ, arsitek Persib Mario Gomes juga mengalami luka di dahinya akibat lemparan dari sisi tribun penonton.
Namun, menurut Teddy, kondisi Gomes telah membaik. Ia pun tidak mengalami trauma. “Kondisi coach Gomes baik-baik saja, baik secara mental maupun psikisnya. Tidak ada perasaan trauma atau khawatir atas kejadian tersebut.”
Arema diprediksi akan mendapat hukuman berlapis karena kerusuhan yang terjadi pada pekan keempat, Minggu (15/4) lalu. Selain melakukan invasi ke lapangan dan pelemparan botol, Aremania menghidupkan suar atau kembang api.
Sementara itu, Madura United akan bermain maksimal saat menjamu Arema FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Sabtu (21/4). ‘Laskar Sape Kerrap’ bertekad menjadikan pertandingan itu sebagai momentum kebangkitan Fabiano Beltrame dan kawan-kawan setelah meraih hasil buruk pada dua laga tandang melawan PS Tira dan Mitra Kukar.
Winger Madura United FC, Bayu Gatra Sanggiawan, mengatakan sudah melupakan hasil minor yang dialami timnya pada dua laga itu dan akan fokus menatap laga berat melawan Arema FC. “Yang berlalu bukan waktunya untuk diratapi dalam waktu lama karena kami harus bersiap menghadapi pertandingan selanjutnya,” kata Bayu. (Sat/MG/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved