Bobotoh Dilarang Dendam pada Aremania

(Sat/MG/R-2)
19/4/2018 06:30
Bobotoh Dilarang Dendam pada Aremania
(ANTARA FOTO/H Prabowo)

KERICUHAN yang terjadi di Sta­dion Kanjuruhan dalam pertandingan Arema FC mela­wan Persib Bandung, pekan lalu, dikhawatirkan akan berbuntut panjang. Salah satunya ialah aksi balasan dari para pendukung Persib atau dikenal dengan sebutan bobotoh saat tim ‘Singa Edan’ bertandang ke Kota Kembang.

Situasi itu disadari betul oleh manajemen Persib. Itu sebabnya mereka meminta para bobotoh untuk tidak melakukan aksi balasan agar mereka tidak dihukum seperti Arema. “Kami sudah melakukan ko­munikasi ke bobotoh dan mengimbau untuk tidak melakukan aksi balasan pada saat match di Bandung. Dari bebe­rapa tokoh bobotoh juga sepaham bahwa tidak ada aksi yang sama. Mudah-mudahan berjalan baik,” kata Direktur Keungan PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, Rabu (18/4).

Aremania memicu kemarah­an publik Kota Kembang dengan tindakan tidak suportif mereka menginvasi lapangan. Tidak sampai di situ, arsitek Persib Mario Gomes juga mengalami luka di dahinya aki­bat lemparan dari sisi tribun penonton.

Namun, menurut Teddy, kondisi Gomes telah membaik. Ia pun tidak mengalami trauma. “Kondisi coach Gomes baik-baik saja, baik secara mental maupun psikisnya. Tidak ada perasaan trauma atau khawa­tir atas kejadian tersebut.”

Arema diprediksi akan mendapat hukuman berlapis karena kerusuhan yang terjadi pada pekan keempat, Minggu (15/4) lalu. Selain melakukan invasi ke lapangan dan pelemparan botol, Aremania menghidupkan suar atau kembang api.

Sementara itu, Madura United akan bermain maksimal saat menjamu Arema FC di Sta­dion Gelora Ratu Pameling­an (SGRP) Pamekasan, Sabtu (21/4). ‘Laskar Sape Kerrap’ bertekad menjadikan pertandingan itu sebagai momentum kebangkitan Fabiano Beltrame dan kawan-kawan setelah meraih hasil buruk pada dua laga tandang melawan PS Tira dan Mitra Kukar.

Winger Madura United FC, Bayu Gatra Sanggiawan, mengatakan sudah melupakan hasil minor yang dialami timnya pada dua laga itu dan akan fokus menatap laga berat me­lawan Arema FC. “Yang berlalu bukan waktunya untuk diratapi dalam waktu lama karena kami harus bersiap menghadapi pertandingan selanjutnya,” kata Bayu. (Sat/MG/R-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya