Buffon Dihantui Ucapannya Sendiri

Satria Sakti Utama
12/4/2018 10:11
Buffon Dihantui Ucapannya Sendiri
(AFP/CURTO DE LA TORRE)

PENJAGA gawang senior Juventus Gianluigi Buffon dihantui ucapannya sendiri pasca timnya tersingkir oleh Real Madrid dari babak perempat final Liga Champions, Kamis (12/4) dini hari. Pemain yang telah berusia 40 tahun ini pernah berujar akan mengakhiri karirnya jika bernasib serupa dengan Zinedine Zidane pada final Piala Dunia 2006 silam.

"Tentu saya punya tujuan, tapi tidak ada kejelasan mungkin saya dapat mengakhiri karir saya dengan tandukkan seperti yang dilakukan Zidane. Saya mungkin dapat melakukan hal gila," tuturnya.

Zizou--sapaan Zidane-- mengakhiri karir dengan memori kelam setelah diusir wasit dalam pertandingan tersebut. Ia terpancing emosi dan kemudian menanduk dada bek Italia Marco Materazzi. Timnas Prancis yang dibelanya pun akhirnya menyerah dalam perebutan juara Piala Dunia setelah kalah dalam duel adu penalti. Tidak berselang lama, Zizou pun memutuskan pensiun di usia 34 tahun.

Buffon mungkin tidak 100 persen meniru cara Zizou dengan menanduk seseorang. Akan tetapi, pemain 40 tahun ini harus menerima pil pahit yang serupa dengan mantan pesepak bola keturunan Aljazair tersebut.

Buffon dikartumerahkan wasit Michael Oliver saat melawan Madrid karena dinilai melakukan protes berlebihan setelah diganjar hukuman penalti di penghujung pertandingan. Ia pun meninggalkan lapangan dan timnya harus menerima kenyataan kalah aggregat 4-3 setelah Cristiano Ronaldo sukses memaksimalkan eksekusi titik putih tersebut. Hukuman kartu merah ini merupakan momen pertama bagi Buffon dalam 177 laga di turnamen Eropa selama karirnya.

Menanggapi kabar pensiun Gigi--sapaan Buffon--, Zidane yang kini menjadi entrenador

Real Madrid berharap mantan rekan setimnya di Juventus tersebut tidak akan pensiun pada akhir musim ini. Ia tidak ingin melihat akhir karir Buffon bertambah buruk setelah Timnas Italia juga gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

"Saya tidak berpikir bahwa dia pantas leluar dengan cara ini, tapi tidak ada cara kembali ke belakang. Apa yang terjadi di akhir pertandingan tidak merubah apapun. Dia tetap pemain yang luar biasa dan laga ini mungkin tidak akan menjadi penampilan terakhirnya," beber Zidane. (Afp/goal/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya