Conte Mulai Habis Kesabaran

Satria sakti utama
10/4/2018 08:00
Conte Mulai Habis Kesabaran
(AFP/IAN KINGTON)

MANAJER Chelsea Antonio Conte terlihat tidak habis pikir dengan rentetan hasil buruk yang diterima timnya belakangan ini. Rasa frustrasi pelatih asal Italia itu semakin memuncak setelah tm asuhannya ditahan imbang West Ham United 1-1 di Stamford Bridge, Minggu (8/4) malam.

"Saya sangat frustrasi dan saya harap pemain pulang dengan perasaan yang sama. Jika saya menerima hasil ini, saya akan katakan kami kurang beruntung dan tidak ada perbaikan lain di masa depan," kata Conte.

Amarah Conte berapi-api karena faktanya mereka akan sulit bersaing untuk mengejar target meraih satu tiket Liga Champions Eropa musim depan. Liga Primer hanya menyisakan enam pekan, tapi the Blues, julukan Chelsea, tertinggal 10 poin dari tim peringkat keempat, Tottenham Hotspur.

Performa buruk Chelsea di kompetisi domestik semakin memburuk sejak Februari. Chelsea hanya meraih dua kali kemenangan dalam delapan pekan terakhir Liga Primer Inggris. Lebih detail lagi, Chelsea hanya mengoleksi 7 poin dari 24 poin maksimal yang bisa diraih.

"Kami harus realistis. Jika kami tidak bisa memenangi pertandingan seperti ini, kami bisa berharap apa?" imbuhnya.

Saat menghadapi West Ham, bek Cesar Azpilicueta sempat membawa Chelsea unggul terlebih dahulu 6 menit jelang paruh pertama usai. Namun, buruknya koordinasi lini belakang membuat the Hammers, julukan West Ham, mampu menyamakan kedudukan melalui Javier Hernandez di menit ke-73. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.

"Kami tidak memiliki penyelesaian akhir yang baik. Hal itu sayang sekali karena kami mampu mendominasi permainan," kata Conte.

Sementara itu, pelatih Arsenal Arsene Wenger melontarkan pujian untuk Danny Welbeck. Saat menjamu Southampton, Welbeck menyumbang dua gol untuk membawa Arsenal menang 3-2.

"Saya sangat senang dengan penampilannya karena ia telah melalui masa sulit. Ia pantas mendapatkan apa yang didapatnya di laga tersebut," jelas Wenger.

 

Gagal di kandang

Di Seri A, seperti halnya Chelsea, AC Milan mengalami masalah serupa. I Rossoneri gagal memanfaatkan peluang untuk memangkas jarak dari posisi empat besar setelah ditahan Sassuolo. Skor 1-1 menjadi hasil akhir dalam laga di San Siro.

Matteo Politano membawa Sassuolo unggul di menit ke-75. Namun, hanya berselang 11 menit, Nikola Kalinic mampu menyamakan skor. Tidak ada tambahan gol di sisa pertandingan. Milan saat ini mengoleksi 52 poin, tertinggal 8 poin dari AS Roma di tangga keempat.

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso mengakui timnya bermain sangat buruk, khususnya dalam hal penyelesaian akhir. "Pada akhirnya kami beruntung mendapatkan satu poin. Kami memiliki 20 kali percobaan, tapi kami tidak memiliki determinasi," ujar Gattuso.

Menurutnya, Milan belum mampu menyerang dengan kekuatan yang seharusnya. Saat mendekati jantung pertahanan lawan, menurut mantan gelandang timnas Italia itu, para pemain Milan tidak mampu menambah tekanan.

"Kami seharusnya bisa meraih kemenangan. Namun, tidak ada hal itu dan yang ada malah kekecewaan," kata Gattuso.  (AFP/BBC/R-1)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya