Laga Madrid-Juventus, Reka Ulang Final Musim Lalu

Satria Sakti Utama
16/3/2018 19:43
Laga Madrid-Juventus, Reka Ulang Final Musim Lalu
(AFP)

BABAK delapan besar Liga Champions Eropa akan mempertemukan sang juara bertahan Real Madrid dengan penantangnya di partai puncak musim lalu, Juventus. Kepastian duel Madrid kontra Juventus terjadi setelah UEFA menggelar pengundian di kantornya yang berada di Nyon Swiss, Jumat (16/3) petang.

Kedua tim telah bertemu sebanyak 19 kali dan Los Blancos julukan Madrid unggul tipis dari kompetitornya. Sembilan kemenangan dan dua kali seri menjadi rekor bagi Madrid menghadapi juara bertahan enam kali beruntun Serie A tersebut. Pada pertandingan terakhir di final Liga Champions 2016/2017 lalu, Madrid sukses menggulung perlawanan Juventus dengan skor telak 4-1.

Klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu ini juga punya rekor mentereng jika telah mencapai babak perempat final. Dalam 34 percobaan, 28 di antaranya mendulang kesuksesan sekaligus melaju ke babak semifinal.

Akan tetapi, Madrid pantas lebih waspada kali ini. Pasalnya dalam pertarungan back to back di fase sistem gugur Liga Champions, Juventus yang menjadi pemenangnya. Fakta itu berlangsung pada babak semifinal Liga Champions 2014/2015 lalu. Kala itu, La Vecchia Signora julukan Juventus menyingkirkan Madrid dengan aggregat 3-2.

"Saya tidak berpikir bahwa kedua tim akan terdampak hasil final musim lalu. Ini pertandingan berbeda, kami akan bermain selama 180 menit. Saya pikir kami bisa memberikan masalah untuk mereka, bahkan jika kami juga tahu akan banyak kesulitan yang kami hadapi," tutur mantan gelandang Juventus Pavel Nedved.

Di lain pihak, aturan baru UEFA yang tidak mengharamkan duel sesama tim senegara membuat dua wakil Inggris bersua di babak perempat final. Manchester City akan bersaing memperebutkan satu tiket semifinal melawan Liverpool. The Kop--julukan Liverpool-- merupakan tim yang memberi satu-satunya kekalahan di ajang Liga Primer Inggris musim ini bagi City.

"Kami kalah sekali dan menang sekali dari mereka di Liga dan saya tidak berpikir mereka menilai melawan kami adalah pengundian terbaik. Ini sinyal dan sehebat apa kami melawan mereka," jelas manajer Liverpool Juergen Klopp.

Sementara itu, dua tim unggulan lainnya Barcelona dan Bayern Munchen mendapatkan lawan relatif ringan. Barcelona hanya akan menghadapi ancaman dari AS Roma. Sedangkan, Munchen akan menjajal kekuatan Sevilla untuk pertama kalinya.

Pertandingan di babak perempat final akan berlangsung pada 3-4 April serta 10-11 April untuk leg kedua. Keempat tim yang lolos kemudian kembali diundi pada 13 April mendatang. (uefa.com/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya