Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KONGRES Tahunan PSSI 2018 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, telah berakhir, kemarin. Dalam pertemuan yang melibatkan 93 dari 106 pemilik hak suara itu, PSSI telah menyampaikan sejumlah rencana kerja kepada anggota untuk satu tahun ke depan.
Sejumlah kebijakan yang cukup krusial ialah yang berfokus pada elemen pengembangan sepak bola. PSSI fokus dalam dua hal. Pertama, rencana PSSI melakukan riset lebih mendalam untuk program Filanesia (Filosofi Sepak bola Indonesia). Kedua, fokus PSSI dalam pengembangan wasit.
PSSI telah memastikan akan mendatangkan mengundang assessor atau penilai wasit terbaik di dunia, yaitu Michael Oliver asal Inggris dan Toru Kamikawa asal Jepang, pada Februari 2018. Keduanya akan memberikan pelatihan kepada wasit-wasit di Indonesia untuk memperbanyak penilai dan instruktur wasit nasional.
Rencana itu merupakan rencana jangka menengah untuk memperbaiki kualitas wasit lokal sebagai bentuk usaha peningkatan kualitas kompetisi yang lebih baik. Kompetisi Liga 1 2017 sering kali dibayangi pemberitaan buruknya kepemimpinan wasit nasional. Hal miring itu ingin coba direduksi PSSI.
"Pada 2018, PSSI tidak fokus hanya membenahi wasit tapi memproduksi wasit. Seperti pemain, wasit akan bertambah baik dalam jam terbang. Tapi referee assessor dan instruktur layaknya pelatih yang mengambil lisensi," tutur Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria.
Selain itu, PSSI mengumbar target prestasi untuk 2018. Federasi yang dipimpin Letnan Jenderal (Letjen) TNI Edy Rahmayadi itu membidik prestasi tertinggi di seluruh ajang tingkat Asia Tenggara. Dari ajang Piala AFF untuk senior hingga kelompok umur ditargetkan meraih gelar juara, kecuali di kelas sepak bola putri yang baru merintis.
Dari perkembangan kompetisi tahun ini, PSSI dan anggota juga telah sepakat tidak mengubah tatanan di kompetisi Liga 1 dan turunannya. Kompetisi Liga 1, misalnya, akan tetap menggunakan 18 kontestan. Walhasil, gagal sudah harapan tim terdegradasi Semen Padang untuk mendorong penambahan kontestan Liga 1 2018 menjadi 20 tim.
Keputusan tersebut telah 'diketuk palu' oleh Ketum PSSI Edy Rahmayadi. "Sudah diputuskan, Liga 1 itu degradasi tiga klub dan naik tiga dari liga 2 dan itu hasil musyawarah kita tahun lalu. Kalau mau 20 tim itu tidak baik karena dibutuhkan kajian yang lebih lagi terutama dari hal keuangan," katanya.(Sat/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved