Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEMPATAN menjajal kekuatan tim dari Skandinavia baru terulang kembali setelah lebih dari empat dekade berselang. Tim kontestan Piala Dunia 2018, Islandia, menjadi lawan kedua bagi skuat timnas 'Garuda'--julukan Indonesia--yang berasal dari kawasan ujung timur laut benua Eropa. Pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), malam ini.
Sebelumnya timnas Indonesia pernah menghadapi tim lain Skandinavia, yakni Denmark. Pertandingan persahabatan kedua tim terjadi saat Indonesia melakukan rangkaian tur ke Eropa jelang turun di Anniversary Cup 1974. Timnas Indonesia yang kala itu diisi Sutan Harharah dkk takluk dengan skor besar, sembilan gol tanpa balas.
Walaupun sejarah tersebut tidak dapat menjadi patokan, timnas Indonesia yang dilatih Luis Milla Aspas akan menghadapi ancaman yang hampir serupa. Keunggulan postur tubuh dan duel udara akan menjadi tantangan berat bagi Boaz Solossa dkk.
Islandia yang merupakan kontestan di Piala Dunia 2018 di Rusia telah mempertunjukkan kelihaian saat mencukur Indonesia Selection enam gol tanpa balas, Kamis (11/1). Meskipun banyak membawa skuat muda, Milla menilai Islandia tetaplah tim jempolan di 'Benua Biru' saat ini.
"Saya harap pertandingan besok (hari ini) dapat memberikan pelajaran bagi kami dan kami bisa mengimbangi mereka," tutur Milla saat agenda jumpa wartawan jelang laga di Jakarta, kemarin.
"Mereka punya transisi yang cepat. Mereka juga kerap bermain direct ball dan punya postur tinggi. Kami harus bermain dekat dan rapat. Pertandingan besok (hari ini) tidak akan mudah," lanjutnya.
Pelatih asal Spanyol itu akan memaksimalkan formasi 4-2-3-1 yang menjamin keseimbangan di lini tengah. Boaz berpeluang dipasang sebagai penyerang utama. Di garis kedua sekaligus penyokong Boaz, terdapat Andik Vermansyah, Febri Hariyadi, dan Septian David yang menjadi opsi lain. Di posisi lini pertahanan, Victor Igbonefo berkesempatan mengisi skuat inti.
Waspadai Andik
Pelatih Islandia Heimir Hallgrimsson mewaspadai potensi ancaman yang dapat diberikan oleh pemain-pemain lincah Indonesia, salah satunya Andik Vermansyah. Eks punggawa Selangor FA itu akan menjadi tumpuan serangan untuk memecah konsentrasi tembok pertahanan tim berjuluk Our Boys ini.
Hallgrimsson menyebut timnya akan mengatasi ancaman Andik seperti mereka menghentikan pemain-pemain terbaik lainnya, seperti Zlatan Ibrahimovic, Arjen Robben, dan Cristiano Ronaldo.
"Kami telah bermain melawan Zlatan, Arjen, dan Ronaldo. Jadi, kami tidak akan melakukan hal berbeda untuk menghadapi pemain lain yang berkualitas. Kami mencoba mengatasinya dengan cara yang sama. Ini menjadi tes yang baik bagi kami karena dia (Andik) pemain yang bagus," tandas pelatih 50 tahun itu.
Hallgrimsson menjelaskan pen-tingnya uji coba kontra Indonesia. "Dalam dua tahun ini kami bermain melawan tim bergaya Eropa. Melawan Indonesia, kami ingin mempelajari cara bermain tim-tim asal Asia," imbuhnya. (R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved