Terdegradasi ke Liga 2, Manajemen Kabau Sirah Minta Maaf

Yose Hendra
12/11/2017 21:37
Terdegradasi ke Liga 2, Manajemen Kabau Sirah Minta Maaf
(Semen Padang menang melawan PS TNI dengan skor 2-0 tapi hasi itu tetap tidak menyelamatkan Semen Padang dari zona degradasi. . ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

MESKI menuai kemenangan 2-0 atas PS TNI di laga akhir kompetisi sepak bola Liga 1, Semen Padang FC harus menelan pil pahit terdegradasi ke Liga 2 musim depan. Pasalnya, saat bersamaan pesaing terdekat Perseru Serui juga menang 2-0 atas Persib Bandung.

Laga yang berlangsung di Stadion H Agus Salim, Padang, Sumatra Barat, Minggu (12/11) sore, ternyata tidak mampu menyelamatkan Semen Padang dari jurang degradasi. Kemenangan 2-0 Perseru Serui saat dijamu Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat mendepak Tim Urang Awak ke Liga 2 musim depan.

Asa Semen Padang untuk tetap bertahan di Liga 1 sempat bangkit saat Vendry Mofu berhasil membungkam pendukung PS TNI dengan gol cepatnya di menit ke-4. Memanfaatkan umpan dari Marcel Sacramento, pemain asal Papua itu menjebol gawang yang dijaga Dhika Bayangkara.

Tertinggal 0-1 tidak membuat PS TNI menyerah begitu saja. Mereka beberapa kali mencoba melakukan perlawanan. Namun, gol Marcel Sacramento pada menit ke-42 dari titik putih membuat penjaga gawang PS TNI kembali harus memungut bola dari gawangnya. Penalti didapat setelah Novan Setya Sasongko dilanggar bek PS TNI di kotak penalti.

Meski unggul 2-0 pada babak pertama, Semen Padang ternyata belum puas. Walau bermain dalam kondisi hujan, tekanan demi tekanan terus dilancarkan tim tuan rumah. Serangan Kabau Sirah hampir saja berbuah gol andai Irsyad Maulana mampu menceploskan bola pada menit ke-55. Tendangan penalti winger lincah itu mampu ditepis Dhika Bayangkara.

PST TNI tidak tinggal diam, mereka terus melancarkan serangan. Begitu pula dengan tim tuan rumah. Namun, peluang yang didapat kedua tim tak kunjung berbuah gol. Pertandingan yang dihelat di Stadion H Agus Salim berakhir 2-0 untuk Semen Padang.

Namun, kemenangan Semen Padang menjadi sia-sia. Gol pemain Perseru Serui Ryutaro Karube dan Silvio Escobar pada menit ke-70 dan ke-81 membungkam pendukung Persib. Kemenangan 2-0 tim asal Papua atas Persib sukses membuat mereka bertahan di Liga 1 sekaligus mendepak Semen Padang ke Liga 2 musim depan.

Semen Padang tak mampu beranjak dari posisi 16 klasemen akhir dengan raihan 35 poin. Sementara Perseru Serui berada tepat di atasnya dengan nilai 37.

Menyikapi hasil buruk musim ini, manajemen Semen Padang FC pun buka suara. CEO PT Kabau Sirah Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter Kabau Sirah atas hasil yang dicapai timnya di Liga 1 ini.

Menurutnya, hasil yang didapat tahun ini bukanlah hasil yang baik dengan melihat klasemen akhir Liga 1. Meski demikian, ia mengatakan bahwa tim Semen Padang FC masih akan terus bertahan di kompetisi sepak bola nasional meski harus berlaga di Liga 2 nantinya.

Menurut Iskandar, jika tim ini harus turun ke Liga 2, maka tim ini akan berjuang dengan maksimal untuk dapat kembali ke kasta tertinggi pada musim kompetisi berikutnya.

"Harapan dan peluang bertahan di Liga 1 itu tentunya masih ada, untuk itu kita berharap doa dan dukungannya dari ranah Minang, karena kami akan melakukan komunikasi dengan pihak LIB dan PSSI," sebutnya.

Sebagai bagian dari PT LIB, CEO PT KSSP ini masih berharap pada kompetisi tahun depan PSSI memberlakukan format dua wilayah dengan 24 tim peserta, yang didalamnya juga akan diikuti oleh Semen Padang.

Terkait kegagalan dan posisi Semen Padang tahun ini, ia dan jajaran manajemen siap untuk di evaluasi oleh pemegang saham.

"Kami tidak akan lepas tangan dan siap untuk dievaluasi oleh pemegang saham, apa pun hasilnya akan kami pertanggungjawabkan," sambungya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya