Inasgoc: Jumlah Cabor dan Nomor Pertandingan sudah Final

Antara
25/10/2017 19:47
Inasgoc: Jumlah Cabor dan Nomor Pertandingan sudah Final
(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

KETUA Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia (Inasgoc) 2018, Erick Thohir, mengatakan, jumlah cabang olahraga (cabor) dan nomor pertandingan untuk perhelatan se-Asia sudah final sehingga tidak bisa diubah lagi.

"Nomor 'event' tetap 40 cabang olahraga dan 462 nomor, nanti tentu Pak Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) akan mengajukan surat ke Ibu sama Bapak kalau ada perubahan, tapi nomornya tidak boleh berubah," kata Erick di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (25/10).

Ibu dan Bapak yang dimaksud Erick ialah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani sebagai anggota dan Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Pengarah Panitia Pelaksana Asian Games 2018.

Sebelumnya, dalam rapat Inasgoc di Jakarta, 15 Oktober 2017 lalu, Menpora Imam Nahrawi mengatakan Indonesia mempunyai peluang besar untuk merundingkan nomor pertandingan yang akan digelar dalam Asian Games 2018.

"Saya akan minta kepada Inasgoc dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk tahapan pembicaraan lebih lanjut. Nomor pertandingan yang tidak mendapat tempat dan tidak begitu dikenal di Indonesia masih mungkin dibicarakan lebih lanjut," kata dia.

Pada Senin (9/10), Menpora telah mengirim surat kepada Presiden Komite Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah terkait penambahan 11 nomor pertandingan dalam tiga cabang olahraga, yakni panahan, panjat tebing, dan taekwondo.

Di cabang olahraga panahan, Indonesia minta tambahan nomor pertandingan compound putra, compound putri, dan compound campuran.

Untuk panjat tebing, Indonesia minta tambahan empat nomor, yakni speed world putra, speed world putri, speed classic putra, dan speed classic putri.

Terakhir, Indonesia minta empat nomor tambahan di taekwondo, yakni kyorugi putra 54 kg, kyorugi putra 63 kg, kyorugi putri 46 kg, dan kyorugi putri 53 kg. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya