Milla Ingin Kombinasi Pemain Senior-Junior untuk Skuat Asian Games

Antara
05/10/2017 19:27
Milla Ingin Kombinasi Pemain Senior-Junior untuk Skuat Asian Games
(ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

PELATIH Kepala Tim Nasional Indonesia Luis Milla optimistis kombinasi pemain muda dan senior akan memberi energi positif bagi skuat Garuda dalam mengarungi kompetisi di pentas multicabang Asian Games 2018.

"Dalam pertandingan persahabatan jelang Asian Games, kita banyak fokus pada pemain muda. Kami kenal banyak pemain muda Indonesia. Kami ingin menaruh energi baru dari pemain muda," katanya.

Hal itu dikatakan Milla dalam agenda konferensi pers pascapertandingan persahabatan Timnas Indonesia kontra Kamboja di Stadion Patriot
Chandrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (5/10).

Sejauh ini, sedikitnya empat pemain muda sudah bergabung di Timnas Indonesia, di antaranya pemian Persib Bandung Febri Haryadi, pemain Persija Rezaldi Hehanusa, dan dua pemain Bhayangkara FC yakni Evan Dimas serta Ilham Undin Armaiyn.

"Selama ini kami bergantung pada pemain senior, tetapi saya ingin mereka bisa bercampur dalam ide kami (kombinasi pemain muda)," katanya.

Dikatakan Milla, rangkaian pertandingan uji coba dengan sejumlah tim Asia saat ini tengah diarungi anak asuhnya.

"Uji coba ini untuk melihat kombinasi pemain senior dan junior di lapangan dan luar lapangan," katanya.

Selama delapan bulan, Milla bergabung dengan Timnas Indonesia, dia mengklaim telah banyak perubahan dalam strategi bermain yang lebih kuat.

"Pemain muda kalau diberikan kesempatan di Timnas harus bisa digunakan sebaik-baiknya," kata pelatih asal Spanyol itu.

Komposisi usia pemain itu diklaim Milla mulai beradaptasi dengan baik, meski masih perlu beberapa pembenahan pada sentuhan akhir serta pola pertahanan.

"Setelah tujuh bulan bersama Febri, dia banyak menunjukkan peningkatan. Dulu dia pemain muda di jajaran para seniornya. Dia bisa beradaptasi secara cepat. Dia sangat mengerti taktik dan sudah dewasa beradaptasi dengan tim," katanya.

Dikatakan Milla, Timnas membutuhkan kematangan pemain senior dalam menghadapi lawan, sementara pemain muda dibutuhkan dalam sumbangsih energi baru.

"Ide saya ke depan ada pertemuan dengan Timnas U-22 untuk melihat dan memperbaiki kekurangan di Asian Games sehingga lebih baik lagi," katanya.

Sementara itu, striker Ilham Udin Armaiyn mengaku bangga bisa kembali dipanggil Timnas setelah sebelumnya sempat memperkuat Timnas U-19 pada periode 2013.

"Terima kasih pelatih kembali mempercaya saya di Timnas senior dan semoga ke depan bisa lebih baik lagi," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya