Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESTASI mengecewakan Semen Padang FC di beberapa laga terakhir membuat manajemen PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) kehilangan kesabaran. Buntutnya, pelatih Nil Maizar didepak dari kursi kepelatihan.
CEO PT KSSP, Iskandar Z Lubis, mengatakan, pihaknya dengan Nil telah bersepakat mengakhiri kerja sama.
"Dengan demikian, Nilmaizar tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala di sisa laga Liga 1," ujarnya di Padang, Sumatra Barat, Rabu (4/10).
Menurut dia, keputusan mengakhiri kontrak Nil karena didasari dari penampilan yang tidak maksimal dari Semen Padang FC di laga-laga terakhir. Apalagi, tim berjuluk Kabau Sirah tersebut terus terpuruk dan berada di ambang zona degradasi.
Teranyar, kekalahan telak 0-4 dari PSM Makassar, Senin (2/10) lalu, membuat Semen Padang FC gagal memperlebar jarak dengan Perseru yang berada di peringkat 16 atau batas akhir zona degradasi. Hingga saat ini, Semen Padang FC telah mengumpulkan 28 poin, sedangkan Perseru mengoleksi 25 angka.
Menurut Iskandar, untuk sementara manajemen menyerahkan posisi pelatih sementara (caretaker) kepada asisten pelatih Delfi Adri yang dibantu oleh Zulkarnain Zakaria dan Dino Sefrianto, serta Suhatman Imam selaku Penasihat Tekhnis.
Iskandar menambahkan, dengan adanya perubahan ini, Semen Padang FC diharapkan dapat mendapatkan warna baru dalam permainan. Menurutnya, dengan kondisi tim yang saat ini berada di posisi klasemen yang kurang baik, manajemen akan terus melakukan perubahan-perubahan, agar tim dapat bisa tampil lebih maksimal.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada coach Nil, yang sudah bersama kami selama ini," ujarnya.
Di samping itu, Kepala Departemen KSU PT Semen Padang ini, juga berharap, pada laga kandang Jumat (6/10) depan, suporter dapat kembali memenuhi Stadion H Agus Salim Padang.
Hal ini bertujuan, bilang Iskandar, untuk terus memberikan dukungan bagi tim di saat masa-masa sulit agar dapat terus bersemangat. Bahkan saat ini, jelasnya, manajemen juga telah mengambil langkah lainnya, agar stadion kebanggaan warga Sumbar itu kembali penuh.
Langkah tersebut ialah dengan menurunkan harga tiket pertandingan melawan Madura United, dengan ketentuan Rp25 ribu untuk tribune utara/selatan, dan Rp40 ribu untuk timur dan Rp100 ribu untuk barat. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved