Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PSM Makassar terus mengejar ambisi untuk bisa meraih gelar juara Liga 1 Indonesia 2017. Pada laga lanjutan menjamu Persegres Gresik United di Stadion Mattoangin, Jumat (22/9) malam, anak asuhan Robert Rene Albert itu unggul telak 5-1.
Tim berjuluk Juku Eja langsung menekan sejak peluit pertama. Ferdinand Sinaga yang telah mengoleksi delapan gol di musim ini ditempatkan sebagai 'target man' menggantikan bomber Uzbekistan Pavel Purishkin. Sebagai penopang, pelatih Alberts memainkan duo winger M Rahmat dan Zulham Zamrun.
Pada babak pertana, tiga gol tuan rumah dihasilkan oleh Zulham Zamrun menit ke-5, Ferdinand Sinaga menit ke-25, dan Willjan Pluim menit ke-27. Persegres sempat mengejar lewat satugol balasan dari David Faristan, tapi Titus Bonai dan Pluim memperbesar keunggulan di 'injury time'.
Berkat tambahan tiga poin, PSM mempertahankan posisinya di peringkat tiga. Mereka mengoleksi 48 poin, tertinggal satu angka dari Persipura Jayapura di peringkat dua.
Keunggulan cepat PSM harus dibayar mahal. Gelandang PSM M Rahmat terpaksa keluar lapangan lebih awal usai ditekel keras bek Persegres David Faristan. Perannya kemudian digantikan Purishkin.
Masuknya pemain baru tidak mengubah gaya permainan PSM, yang tetap mengandalkan serangan dari sayap. Skema tersebut terbukti efektif karena berhasil memperbesar skor keunggulan.
Di awal babak kedua, Persegres berupaya mengimbangi lini tengah PSM, dengan memasukkan gelandang Gufroni Al Maruf. Patrick ditarik keluar, sehingga praktis mereka hanya menyisakan Komarodin di lini depan.
Kesempatan memperkecil ketertinggalan didapatkan tim tamu melalui tendangan bebas di menit ke-60. Yusuke Kato yang jadi eksekutor memanfaatkannya dengan baik. Dia melepaskan tendangan membentur mistar, yang lalu disambar dengan cepat David Faristan ke dalam gawang. Skor 3-1.
PSM tidak mengendorkan serangan di sisa waktu. Titus Bonai masuk sebagai tenaga baru menggantikan Ferdinand Sinaga. Aliran bola tetap didominasi sisi kedua sayap.
Jelang laga bubar, PSM berhasil mencetak dua gol tambahan. Didahului tendangan akrobatik Titus Bonai di mulut gawang menit ke-90. Pluim kemudian menutup skor kemenangan 5-1 dengan menceploskan bola muntah, menyambut sepakan Purishkin.
Menanggapi kekalahan timnya, Pelatih Persegresik Hanafi, mengakui jika tuan rumah unggul segalanya atas timnya.
"Hanya saja, ada beberapa keputusan wasit yang sedikit kontroversial," akunya.
Sementara pelatih PSM menjelaskan, jika kemenangan tersebut bagus buat timnya, setelah beberapa laga harus bekerja keras.
"Banyak kesempatan, tapi keunggulan ini sudah bagus buat kita," pungkasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved