Kalahkan Bhayangkara FC, PSM Kokoh di Puncak Klasemen

Lina Herlina
09/7/2017 19:57
Kalahkan Bhayangkara FC, PSM Kokoh di Puncak Klasemen
(ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

PSM Makassar tetap kokoh di puncak kelasemen sementara kompetisi sepak bola tertinggi Liga 1 Indonesia dengan mengumpulkan poin 26 setelah menaklukkan tamunya Bhayangkara FC 2-0 di Stadion Mattoanging Andi Mattalatta Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (9/7).

Tim Juku Eja mulai meraih keunggulan lewat kaki Syamsul Haeruddin, yang untuk pertama kalinya diturunkan sebagai starter oleh pelatih Robert Rene Albert, di menit 16,

Gol berawal dari umpan Ghosali Siregar yang juga untuk pertama kalinya menemati posisi utama dari sisi kiri gawang Awan Setho. Umpan Ghosali itu pun tidak disia-siakan Syamsul yang tidak terkawal pemain belakang Bhayangkara FC. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Sementara Bhayangkata FC, meski statistik penguasaan bola lebih unggul dari tuan rumah, PSM justru berhasil memperbesar kemenangan menjadi 2-0 pada menit 86 lewat penalti yang dieksekusi Reinaldo Da Costa.

Hadiah itu diperoleh setelah pemain asal Belanda Willem Jan Pluim dijatuhkan oleh pemain belakang Bhayangkara FC di dalam kotak terlarang. Wasit Prasetyo Hadi asal Surabaya pun langsung menunjuk titik putih.

Meski demikian, semenit kemudian, pada menit 87, tim tamu akhirnya mampu memperkecil kekalahan lewat serangan balik lewat tendangan keras jauh dari luar kota penalti oleh Lee Yu-jun sehingga kedudukan berubah menjadi 1-2 dan bertahan hingga laga usai.

Usai laga, pelatih PSM Robert mengatakan, meski unggul, ia menginginkan timnya bisa bermain lebih baik daripada yang ditampilkan hari ini.

"Saya sebenarnya berharap pertandingan kali ini bisa lebih cepat, tapi apapun itu kita bisa unggul," serunya.

Sementara Syamsul mengaku senang bisa diberi kepercayaan bisa kembali membela tim setelah sekian lama dibangkucadangkan oleh pelatih.
"Meski mencetak gol, saya tetap merasa belum maksimal kali ini. Namun paling tidak, dengan permainan saya hari ini bisa memberi kepercayaan pada pelatih, untuk selalu bisa dimainkan," akunya.

Di lain pihak, pelatih Bhayangkara FC Simon Mc Menemy mengaku timnya sudah bermain sangat bagus saat melawan PSM.

"Sayangnya meski bermain bagus, tapi tidak bisa menghasilkan poin, padahal taktik kita untuk mematikan penyerang PSM sudah berjalan, hanya saja memang tim kami juga sering melakukan kesalahan, sehingga harus kalah," pungkasnya.

Pada laga ini, Wasit Prasetyo mengeluarkan lima kartu kuning, masing-masing satu untuk Bhayangkara FC dan empat untuk tuan rumah PSM Makassar. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya