Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG, masyarakat yang tinggal di sekitaran TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, diharapkan sudah menerima kompensasi bau sampah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kabar gembira itu disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.
Adalah Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi Alimudin yang mengonfirmasi bahwa kompensasi bau sampah TPST Bantar Gebang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera cair.
“Kota Bekasi sedang melakukan percepatan pencairannya,” kata anggota DPRD dari Dapil 3 yang meliputi wilayah Kecamatan Mustikajaya, Rawalumbu, dan Bantar Gebang itu, pekan lalu.
Baca juga: HaloPuan Berbagi Berkah dan Sosialisasi Daun Kelor Lawan Stunting
Ia pun telah mengonfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi. Menurut Alimudin, setiap tahun memang selalu ada keterlambatan di triwulan pertama. Sebab, imbuhnya, penetapan bantuan kepada Kota Bekasi dalam rangka pemanfaatan lahan untuk TPST Bantar Gebang diatur melalui peraturan gubernur (pergub).
“Akhirnya Pak Plt Wali Kota bertemu dengan Pak Pj Gubernur DKI terkait hal ini, tapi yang menerima akhirnya Pak Sekda DKI,” kata Alimudin.
Dalam kesempatan itu, ucap Alimudin, peraturan gubernur langsung diteken. Adapun proses selanjutnya ialah dana kompensasi itu ditransfer ke kas daerah Kota Bekasi.
“Begitu dananya sudah masuk ke Kota Bekasi, OPD baru bisa mencairkan dan mendistribusikan,” kata Alimudin.
Kompensasi bau sampah TPST Bantar Gebang senilai Rp400 ribu per bulan, dibayarkan setiap tiga bulan sekali atau jika diakumulasikan mencapai Rp1,2 juta. Adapun jumlah penerimanya mencapai 24 ribu keluarga di empat kelurahan di sekitar lokasi TPST. (H-2)
Sebelumnya Asep telah ditetapkan sebagai tersangka kasus longsor sampah di TPST Bantargebang.
Kini pengelolaan Bantargebang menghadapi sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Longsor Bantargebang di Zona 4A tidak hanya melumpuhkan operasional, tetapi juga menelan korban jiwa di tengah kondisi kapasitas lahan yang sudah kritis.
Di tengah kondisi TPST Bantargebang yang kian kritis, Jakarta masih mengirimkan hingga 8.000 ton sampah setiap harinya, memicu risiko bencana lingkungan yang lebih besar.
Longsor Bantargebang Maret 2026 menelan korban jiwa. Greenpeace desak Pemprov DKI Jakarta evaluasi total tata kelola sampah dan perlindungan pemulung.
Menteri LH Hanif Faisol pastikan tersangka kasus longsor TPST Bantargebang ditetapkan segera. Penyelidikan sasar pejabat pengelola sejak 2013.
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved