Ternyata hanya Ingin Berjumpa Manja di Bareskrim

Golda Eksa/P-1
03/3/2015 00:00
Ternyata hanya Ingin Berjumpa Manja di Bareskrim
(SYAHRINI)
"BOLEH enggak gue mau selfie sebentar?" kata Syahrini yang telah bersiap dengan kamera di telepon selulernya seraya berpose mengacungkan dua jari.

Itulah ucapan yang pertama kali keluar dari mulut Syahrini seusai menjalani pemeriksaan selama 3 jam di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, kemarin.

Di belakang Syahrini, beberapa wartawan dari berbagai media pun akhirnya ikut berpose sambil tersenyum.

'Ternyataaa Hanya Ingin Berjumpa Manja di KABARESKRIM dan adegan chit chat CitraNyata....lahluuu beradegan Selfiieehhhh Manja bersama para awak Media Tercintaaahhh...Selanjutnyiaaahh Terserah Pemirsaahhh ????????????#PrincesSyahrini #seperti_ituuh', tulis Syahrini yang langsung memajang foto itu di akun Instagram-nya, @princessyahrini.

Dengan didampingi pengacaranya, Hotman Paris Hutapea, Syahrini ditanyai penyidik Bareskrim seputar fotonya dengan Feriyani Lim, perempuan yang tersangkut kasus Abraham Samad, Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya ditanya, Mbak Syahrini itu bulu matanya cantik sekali. Mbak Syahrini kapan nikahnya? Siapa sih pacarnya Mbak Syahrini? Selain itu, 25 pertanyaan seputar foto," tutur Syahrini dengan nada manja.

"Saya kenal 2013 lalu. Kenal Feriyana Lim alias Fransisca. Saya kenalnya Fransisca, bukan Feriyani Lim," kata Syahrini.

Pelantun tembang Sesuatu itu juga mengaku beberapa kali ngobrol dengan Feriyani lewat pesan pendek (blackberry messenger/BBM)

"Lim itu di BBM karena dia pedagang baju, menawarkan bajunya ke saya, mungkin ke teman artis lain dengan sistem mengirimkan koper baju ke rumah. Saya tidak tahu dia tinggal di mana. Saya cuma tahu dia penjual baju, saya pembeli," tambah penyanyi yang terkenal melalui duetnya dengan Anang Hermansyah itu.

Syahrini juga mengaku tak tahu apa alasan Feriyani memasang foto mereka berdua di akun Instagram milik Feriyani.

Polda Sulselbar telah menetapkan Abraham Samad sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen kependudukan.

Dalam kasus yang terjadi pada 2007 itu, Abraham diduga telah memalsukan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga milik seorang perempuan bernama Feriyani Lim untuk keperluan pembuatan paspor.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya