Demokrat Tuding Polri Jadi Alat Kekuasaan

Achmad Zulfikar Fazli
22/2/2017 18:15
Demokrat Tuding Polri Jadi Alat Kekuasaan
(ANTARA/RENO ESNIR)

WAKIL Ketua Komisi III Fraksi Partai Demokrat Benny Kabur Harman menuding Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah memfasilitasi Antasari Azhar untuk menjatuhkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut dia, Polri sebagai institusi nonpartisan seharusnya tidak boleh menjadi alat kekuasan.

"Kepolisian memfasilitasi Antasari Azhar, menjadikan Mabes Polri untuk Antasari merusak kewibawaan Presiden ke-6. Kejam. Yang lebih kejam institusi kepolisian yang Anda pimpin," kata Benny dalam rapat kerja Kapolri dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (22/4).

Benny bukan tanpa alasan melontarkan tudingan tersebut. Pasalnya, sebelum ke Mabes Polri melaporkan SBY, bekas Ketua KPK itu sempat diterima Presiden Joko Widodo di Istana.

"Antasari, eks napi diterima karpet merah di Istana Jokowi. Beliau mendatangi Mabes Polri, pura-pura korban kriminalisasi," ucap dia.

Benny juga mempertanyakan langkah Polda Metro Jaya yang seakan memberi ruang kepada sekelompok mahasiswa berujuk rasa di dekat kediaman SBY di Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Dia menyebut para mahasiswa itu seperti difasilitasi untuk berunjuk rasa.

"Apa tidak mungkin saudara Kapolda memfasilitasi sekelompok masyarakat yang menamakan mahasiswa, menggeruduk rumah pribadi Presiden ke-6. Tujuannya sama. Keberpihakan secara halus, ada invisible. Kami punya mata, hati dan telinga. Kesimpulannya ini difasilitasi, mohon maaf," cetus dia. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya