Muhammadiyah Nilai Aksi 212 Bernuansa Politis

Putri Anisa Yuliani
20/2/2017 22:15
Muhammadiyah Nilai Aksi 212 Bernuansa Politis
(MI/Susanto)

SEKJEN PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti memandang aksi demo yang dilakukan besok, Selasa (21/2) sangat bernuansa politik. Ia menilai masyarakat sudah jenuh dengan aksi yang mengatasnamakan agama khususnya Islam.

"Aksi-aksi sekarang ini sudah mengarah pada politisasi agama," kata Abdul ketika dihubungi Media Indonesia, Senin (20/2).

Jika terus dilakukan, aksi ini akan potensial menimbulkan perpecahan bangsa dan rawan ditunggangi berbagai kepentingan politik. Sehingga Abdul menegaskan hal yang diperlukan sekarang adalah ketenangan dan kedamaian.

"Karena ada masalah lain yang lebih penting. Masalah-masalah sosial dan ekonomi sekarang lebih penting diselesaikan," tandasnya.

Karena itu, Abdul pun mengatakan sebaiknya masyarakat perlu menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Namun ia juga menekankan agar aparatur penegak hukum harus memastikan proses hukum berjalan dengan baik dan adil.

Pemerintah juga dipandangnya perlu segera mengakhiri polemik status hukum Ahok, terutama terkait dengan jabatan gubernur.

"Jika tidak segera ada penyelesaian maka aksi-aksi serupa akan terulang kembali dan semakin masif di masa yang akan datang," ungkapnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya