Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ENAM tahanan tindak pidana korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan ikut menentukan pemimpin DKI Jakarta lima tahun ke depan. Hak konstitusional mereka akan difasilitasi melalui pemungutan suara di gedung KPK.
Keenam tahanan itu ialah Andi Taufan Tiro, Muhammad Adami Okta, Fahmi Darmawansyah, Basuki Hariman, Andi Zulkarnaen, dan Muhammad Sanusi.
"Untuk tahanan yang memiliki hak suara di Jakarta akan dilakukan pencoblosan di Gedung KPK, dan penghitungan suara tetap dilakukan di TPS yang bersangkutan. Kami akan proses dan fasilitasi sekitar enam orang itu," papar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Selasa (14/2).
Menurutnya, KPK akan membantu para tahanan mendapatkan hak konstitusionalnya baik yang memiliki hak pilih di Jakarta maupun luar Jakarta. Bagi tahanan yang memiliki hak pilih Jakarta, persiapannya sudah rampung sementara untuk luar Jakarta masih melakukan koordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM serta KPU.
"Kami baru bisa fasilitasi yang di DKI, ini memang menjadi satu persoalan yang belum juga diselesaikan bersama terkait dengan tahanan dan juga napi terkait dengan pilkada serentak. Kalau untuk pelaksanaan pemilu kita masih bisa fasilitasi karena pemilu dilakukan se-Indonesia," jelasnya.
Meskipun koordinasi dengan Kemenkumham dan KPU belum tuntas, Febri mengaku KPK berupaya supaya tahanan yang memilki hak memilih pada pilkada 101 daerah bisa terfasilitasi. Langkah itu juga dilakukan untuk memastikan keberlangsungan Pilkada 2018 dan pemilihan lainnya.
"Itu salah satu yang jadi pembicaraan tidak hanya soal pilkada hari ini tapi juga ke depan terutama terkait dengan aturan di Kemenkumham. Ini kan harus disinkronkan beberapa lembaga mulai dari Kemenkumham, KPK, dan institusi lainnya seperti kepolisian dan kejaksaan yang memiliki rumah tahanan," tutupnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved