Menag: Jangan-jangan Komunisme cuma Hantu

Antara
24/1/2017 17:05
Menag: Jangan-jangan Komunisme cuma Hantu
(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan komunisme belakangan kerap didengungkan sejumlah pihak laksana hantu yang digunakan untuk menakut-nakuti publik.

"Siapa sih yang diduga komunis saat ini? Itu jangan-jangan hantu yang sedang dibangunkan lagi untuk menakut-nakuti kita," kata Lukman di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan bahwa komunisme di Indonesia sudah lama mati. Di negara lain, komunisme juga tidak berkembang menjadi landasan ideologi bangsa kecuali di beberapa negara.

Negara yang konsisten mempraktikkan komunisme pun justru membuat rakyatnya tertekan, seperti di Kuba dan Korea Utara. Sementara itu, Tiongkok yang dikenal sebagai negara komunis, juga mempraktikkan sistem kapitalis.

"Negara manakah yang masih mampu bertahan dengan fondasi komunisme? China, mereka kini jauh lebih kapitalis ketimbang negara lain," katanya.

Lukman mengaku sebagai seorang yang optimistis komunisme tidak akan tumbuh subur di Indonesia. Pada masa kini, komunisme sudah tidak relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila, kata dia, telah mampu membuktikan dapat membendung perkembangan komunisme di Indonesia. "Mungkin resposn saya terlalu berlebihan. Akan tetapi, saya ingin menegaskan bahwa kita tak boleh larut dengan isu yang tak punya basis fakta," katanya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya