Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Cabang Biro Investigasi Federal (FBI) Atlanta dan Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Polri) berhasil menuntaskan penyelidikan bersama yang membongkar jaringan phishing global canggih. Ini penyelidikan siber kolaboratif pertama antara AS dan Indonesia.
FBI dan Polri secara khusus menyasar pengembang perangkat phishing ternama berinisial "W3LL". Keberhasilan operasi besar ini diumumkan secara resmi dalam konferensi pers di Direktorat Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta, Rabu (22/4).
Kepala Agen Khusus FBI Atlanta, Marlo Graham, menyebut W3LL bukan sekadar alat phishing biasa, melainkan platform kejahatan siber terintegrasi.
“Ini bukan sekadar phishing, ini adalah platform kejahatan siber yang lengkap. Dan kami akan terus bekerja sama dengan mitra penegak hukum dalam dan luar negeri,” ujarnya seperti dilansir dari usembassy.gov, Kamis (23/4/2026).
Dalam operasi tersebut, Polri berhasil mengamankan tersangka pengembang berinisial G.L. serta melakukan penyitaan perangkat keras dan aset digital yang berisi bukti keterlibatan ribuan target di berbagai negara.
Berdasarkan hasil penyelidikan, infrastruktur W3LL didukung oleh marketplace daring bernama W3LLSTORE yang aktif antara 2019 hingga 2023. Platform tersebut diduga memfasilitasi penjualan lebih dari 25.000 akun hasil peretasan dan akses ilegal sistem komputer.
Pada periode 2023 hingga 2024, perangkat phishing ini digunakan untuk menargetkan lebih dari 17.000 korban di hampir seluruh benua. Total aktivitas ilegalnya disebut menghasilkan upaya pencurian data dan transaksi penipuan senilai lebih dari 20 juta dolar AS atau sekitar Rp350 miliar.
Perwakilan FBI Robert Lafferty menyebut keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja sama erat antara FBI Atlanta, Bareskrim Polri, dan Kepolisian Nusa Tenggara Timur.
“Sementara FBI memantau jejak digital dan aliran dana di Amerika Serikat, Polri melakukan operasi lapangan untuk melacak pelaku dan mengumpulkan bukti digital penting,” katanya.
Operasi ini dinilai menjadi salah satu langkah signifikan dalam pemberantasan kejahatan siber lintas negara yang semakin berkembang secara global. (Ant/usembassy.gov/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved