Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertahanan (Kemhan) resmi memulai program pendidikan bagi 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpilih sebagai calon Komponen Cadangan (Komcad). Para peserta akan menjalani pelatihan intensif di enam lokasi pendidikan milik TNI untuk memperkuat pertahanan negara.
Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Gabriel Lema, menyatakan bahwa ribuan ASN tersebut merupakan gelombang pertama yang telah dinyatakan lolos seleksi ketat. Peresmian pembukaan latihan dilakukan dalam upacara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4).
"Kita resmikan untuk pembukaan latihan sejumlah 1.773 calon ASN komcad. Ini baru gelombang pertama," ujar Gabriel dalam sesi jumpa pers di lokasi upacara.
Sebelum memasuki tahap pendidikan, para ASN telah melewati serangkaian seleksi komprehensif, mencakup tes kesehatan hingga uji ideologi. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap calon memiliki kesiapan fisik dan loyalitas tinggi terhadap negara.
Selanjutnya, para peserta akan mengikuti Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) yang tersebar di enam fasilitas pendidikan TNI, antara lain:
Selama satu setengah bulan ke depan, para ASN akan dibekali dengan berbagai materi dasar militer. Fokus pelatihan tidak hanya pada kemampuan teknis seperti menembak, tetapi juga pada penguatan mental dan jiwa nasionalisme.
Gabriel menjelaskan bahwa program ini bertujuan agar ASN memiliki semangat bela negara yang selaras dalam menjalankan tugas sebagai pegawai pemerintah. "Dengan demikian, para ASN diharapkan dapat memberikan kinerja terbaiknya dalam menjalankan tugas negara," tambahnya.
Program Komcad bagi ASN ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat pertahanan negara dengan melibatkan unsur sipil yang terlatih, sesuai dengan amanat undang-undang mengenai pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara. (Ant/H-4)
Komando cadangan jadi Syarat Pemberian Amnesti bagi narapidana disambut baik oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved