TNI Perkuat Pengamanan di Kawasan Freeport Pascaserangan OPM

Rahmatul Fajri
16/4/2026 20:23
TNI Perkuat Pengamanan di Kawasan Freeport Pascaserangan OPM
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KOMANDO Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III memperkuat pengamanan di kawasan strategis nasional, khususnya di area PT Freeport Indonesia, pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau TPNPB-OPM beberapa waktu lalu.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, turun langsung ke lapangan dengan mengenakan perlengkapan tempur lengkap untuk meninjau kondisi keamanan, termasuk mengecek Rest Area Mile 50 serta lokasi terjadinya serangan terhadap karyawan PT Freeport Indonesia.

“TNI mengambil langkah antisipatif dan terukur dengan memperkuat seluruh titik pos keamanan di kawasan PT Freeport Indonesia. Ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pada objek vital nasional,” ujar Lucky, melalui keterangannya, Kamis (16/4/2026).

Lucky menjelaskan penguatan tersebut meliputi peningkatan jumlah dan kesiapan personel yang profesional dan responsif, penguatan struktur serta ketahanan pos keamanan, hingga modernisasi alutsista guna menghadapi berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas wilayah. Selain itu, Kogabwilhan III juga menempatkan kendaraan tempur taktis produksi dalam negeri, seperti Panser Anoa buatan PT Pindad, di sejumlah titik strategis sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.

Tidak hanya itu, langkah pengamanan juga diperkuat melalui patroli terpadu, pengawasan intensif, serta peningkatan sinergitas dengan aparat penegak hukum, tokoh adat, dan tokoh agama. Lucky mengatakan pendekatan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan di Papua.

“Langkah ini kami lakukan secara konsisten dan semakin intens setiap harinya, guna memastikan situasi tetap kondusif,” tegas Lucky.

Ia menambahkan, TNI memiliki komitmen penuh untuk menjaga keamanan seluruh objek vital nasional, termasuk kawasan industri strategis seperti Freeport, demi menjamin keberlangsungan pembangunan nasional.

Menurutnya, keamanan yang terjaga akan menjadi fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan di Papua, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Dengan penguatan pengamanan ini, diharapkan iklim investasi, pembangunan infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat Papua dapat terus meningkat dalam suasana yang aman, damai, dan kondusif

"Ini adalah kewajiban TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa sekaligus mengawal pembangunan nasional, khususnya di ufuk timur Indonesia,” pungkasnya. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya