BNPT Waspadai Pergerakan Terorisme Jelang Natal

Antara
20/12/2016 21:48
BNPT Waspadai Pergerakan Terorisme Jelang Natal
(Ilustrasi)

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius menyatakan pihaknya terus berupaya mengungkap pergerakan terorisme yang dapat mengancam keamanan nasional, terutama menjelang perayaan Natal.

Suhardi menyebut kini yang harus diwaspadai ialah munculnya kecenderungan pernikahan sebagai modus perekrutan teroris. "Itu fenomena baru, ya. Kecenderungan sudah ada, kita harus ada waspada," kata dia di Jakarta, Selasa (20/12).

Berangkat dari temuan Detasemen Khusus (Densus) 88 yang telah menangkap 14 terduga teroris, Kepala BNPT menuturkan pihaknya terus mewaspadai potensi ancaman terorisme, yang juga menjadi masalah bagi dunia internasional. "Densus 88 sedang bekerja keras," tuturnya.

Sebelumnya, pada Jumat (16/12) Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengharapkan kesakralan pernikahan dijaga, dengan tidak mengubahnya sebagai ajang merekrut teroris.

Jika pernikahan justru menjadi modus perekrutan teroris, kata dia, sejatinya kesakralan itu telah semakin dijauhkan dari syariat Islam.

Sementara itu, Densus 88 Antiteror Mabes Polri sejauh ini telah menangkap 14 orang terduga teroris yang terkait dengan kelompok MNS yang berbaiat ke IS.

"Ada 14 orang yang diamankan, mereka teridentifikasi satu jaringan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/12). (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya