Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memangil Ketua DPR Setya Novanto sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E) pada Selasa (13/12).
Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik membutuhkan keterangan Novanto untuk mengklarifiksi sejumlah hal dalam korupsi proyek senilai Rp2,3 triliun itu. Namun ia mengaku belum mengetahui rincian pemeriksaan nantinya.
"Penyidik akan mengklarifikasi sejumlah informasi untuk memperdalam penyidikan," ujarnya ketika dihubungi, Rabu (9/12).
Pemanggilan Setya Novanto menambah daftar anggota DPR yang diperiksa dalam korupsi bernilai triliunan rupiah itu. Sebelumnya, KPK juga memanggil politikus Partai Demokrat Jafar Hafsah, politikus Golkar Chairuman Harahap, serta mantan anggota Komisi II yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Kemarin, penyidik antirasywah memanggil dua anggota DPR lain, yakni Arif Wibowo dan Khatibul Umam Wiranu.
Menurut Febri, pemanggilan para anggota dewan itu untuk mengetahui proses pembahasan anggaran KTP-E di DPR. "Pemeriksaan anggota DPR tentu untuk memperdalam dan melengkapi bukti-bukti yang sudah ada sebelumnya," kata mantan aktivis antikorupsi itu.
Dalam perkara ini, penyidik KPK baru menetapkan dua tersangka, yakni Irman, mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, serta Sugiharto, mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri .
Nama Novanto disebut-sebut sebagai salah satu penerima uang korupsi KTP-E oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, yang menjadi terdakwa dalam kasus sejumlah kasus korupsi di KPK. Dalam sejumlah kesempatan, Novanto berulangkali menyangkal keterlibatannya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved