Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Analis Kebijakan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Eduardo Edwin Ramda menilai munculnya kebijakan 'Rereongan Sapoe Sarebu' di Jawa Barat merupakan dampak lanjutan dari pemangkasan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.
Menurutnya, kebijakan tersebut membuat daerah terjepit dan mendorong mereka mencari sumber dana alternatif dengan cara yang justru membebani rakyat.
“Ini akibat pemotongan TKD yang selama ini digunakan untuk membiayai sejumlah program. Ketika aliran dana itu terputus, daerah terpaksa berkreasi, tapi korbannya masyarakat,” ujar Eduardo kepada Media Indonesia, Minggu (5/10).
Ia menilai pemerintah pusat harus mengevaluasi kebijakan pemotongan TKD agar tidak mendorong daerah mencari jalan pintas melalui pungutan yang tidak etis.
“Kalau ini dibiarkan, akan muncul pungutan-pungutan baru yang dibungkus formalisasi surat edaran di daerah lain. Rakyat yang akhirnya jadi korban,” katanya.
Selain itu, Eduardo menilai Pemprov Jawa Barat seharusnya memperkuat strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa melukai warga.
“Ada banyak cara, misalnya meningkatkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor, menertibkan kendaraan tak layak jalan, atau menutup kebocoran penerimaan pajak daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengelolaan PAD yang baik akan cukup menopang kebutuhan daerah tanpa harus membebankan publik.
“Kalau pajak dikelola dengan transparan dan efisien, tidak perlu lagi ada sumbangan semacam itu. Pemerintah harus jadi pemecah masalah, bukan penambah beban,” pungkasnya. (Far/P-1)
Ia menilai, ketergantungan daerah terhadap transfer dari pemerintah pusat masih tinggi.
Menko PM Muhaimin Iskandar mendesak pemerintah daerah segera berbenah di semua sektor. Simak pesan tegasnya dan daftar daerah peraih penghargaan 2026.
KEPALA BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo mendorong pemda untuk mempercepat lompatan inovasi sebagai upaya meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan publik.
BSKDN Kemendagri memperkuat peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya penurunan tingkat pengangguran.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan pentingnya delapan prinsip inovasi daerah yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan bukti (evidence-based policy).
Tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja.
Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo menegaskan, pengelolaan keuangan daerah merupakan salah satu pilar penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved