Jokowi ke Nusron: Ojo Kakehan Politik

Astri Novaria
05/10/2016 16:20
Jokowi ke Nusron: Ojo Kakehan Politik
(ANTARA)

KEPALA Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid yang datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10), mendapat peringatan dari Presiden Joko Widodo. Nusron diminta Presiden Jokowi untuk lebih fokus mengurusi TKI di kawasan Timur Tengah dan jangan terlalu banyak mengurusi politik.

"Tadi saya ditanya, kamu jadi cuti atau mundur apa tidak? Saya jawab, tidak jadi sebab ketua tim (pemenangan Ahok-Djarot) sekarang teman pengurus partai di DKI. Kata Presiden, ya sudah, konsentrasi menangani pekerjaan saja. Ojo kakehan politik (jangan kebanyakan urus politik). Fokus urusin TKI Timur Tengah, biar cepat ada solusi," ujar Nusron.

Pada kesempatan itu, Nusron sekaligus melaporkan perkembangan tentang pembahasan RUU Pekerja Migran yang sedang dibahas antara pemerintah dan DPR. Terutama menyangkut isu kelembagaan dan isu perlindungan pekerja migran baik yang bekerja di sektor darat, laut, dan udara.

Selain itu, ia juga melaporkan tentang perkembangan maraknya TKI nonprosedural khususnya ke Timur Tengah pascamoratorium. Nusron mengaku diminta segera berangkat ke Timur Tengah guna memastikan konsep yang ideal dan yang diinginkan.

"Kami diperintahkan Presiden untuk segera ke Timur Tengah untuk mengatasi maraknya TKI nonprosedural disana, sekaligus mencari format yang ideal model penempatan TKI yang lebih manusiawi dan beradab. Intinya saya minta izin untuk mencari alternatif model penempatan yang kontraknya tidak menggunakan model individu tapi kontrak lewat perusahaan dan kualitasnya ditingkatkan, gajinya juga harus lebih baik," tandasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya