Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) soroti sikap Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjenpol, Andi Rian, dalam penanganan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua (J). Kritik dan sorotan ini disampaikan Wahyu Sandya Yudha Pangestu, Wasekjen Bidang Hak Asasi Manusia (HAM) DPP KNPI.
"Seharusnya Dirtipidum, Brigjen Andi Rian, dapat menunjukkan sikap profesional dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir Yosua ini. Padahal publik menginginkan keterbukaan dalam setiap proses pengungkapan kasus oknum jenderal polisi membunuh ajudan sendiri," kritik Sandhya.
Menurut dia, Dirtipidum Mabes Polri, Brigjen Andi Rian, itu sudah melawan arahan dari Presiden Jokowi. Dia nekad mengusir Kamaruddin Simanjuntak, pengacara korban Josua sebagai pembunuhan berencana atasannya Ferdy Sambo.
"Aneh ya, berani-beraninya Brigjen Andi Rian ini melawan arahan Presiden Jokowi agar membuka pengungkapan kasus Brigadir J ini seterang-terangnya jangan ada yang ditutup-tutupi, justru malah mengusir pengacara korban dalam menyaksikan rekonstruksi kasus perbuatan sadis terhadap ajudannya tersebut,"kata Sandhya.
Menurut Sandhya, memang benar ada dasar hukum pengacara korban tidak perlu menyaksikan proses rekonstruksi.
"Memang benar tidak ada kewajiban korban ataupun kuasa hukum korban untuk hadir dalam rekonstruksi dalam hal ini pembuktian kewajiban penyidik dan jaksa (hukum publik), tapi di sisi lain agar obyektif dan transparan hendaknya dipublish dan kuasa hukum korban bisa melihat prosesnya tentunya tidak bisa mengintervensi," jelas Sandhya.
Dia juga berpendapat peran kuasa hukum penting dengan menyaksikan langsung proses rekonstruksi.
"Kasus Brigadir J ini dilakukan Jenderal Polri dan jabatannya juga mentereng sebagai Kadivpropam, jadi hal wajar kuasa hukum korban ingin memastikan agar tidak ada dugaan rekayasa fakta kejadian. Sehingga apabila ada kejanggalan dalam rekonstruksi bisa membuktikan bahwa itu tidak benar maka kuasa hukum korban bisa melaporkan ke Irwasum", kritik Sandhya.
Dia juga menyoroti tersangka PC isteri Sambo tidak ditahan Bareskrim. Kenapa dan ada apa?
"Ini dagelan baru apalagi, tersangka PC tidak ditahan? Apa karena dia istri jenderal? Ndak boleh begitu donk Bareskrim. Demi keadilan PC juga harus ditahan, banyak kok oleh Polri para tersangka yang juga perempuan bahkan mereka sedang hamil dan miliki anak kecil juga ditahan," kata Sandhya, sambil menambahkan, "DPP KNPI berharap Kapolri mengevaluasi Dirtipidum Brigjen Andi Rian."
"Kami berharap Kapolri Bapak Jenderal Sigit evaluasi Dirtipidum Brigjen Andi Rian dalam menangani kasus ini, banyak kejanggalan yang dirasakan publik. Terlebih ada conflict interest Brigjen Andi Rian ini sebagai mantan anak buah Irjen Sambo," sambung Sandhya.
"Jika diperlukan Pak Kapolri sebaiknya copot saja Brigjen Andi Rian sebagai Dirtipidum agar tidak ada prasangka negatif dari publik. Sehingga tidak ada praduga ibarat membersihkan halaman kotor jangan pakai sapu yang kotor pula," jelas Sandhya. (OL-13)
DEWAN Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar kegiatan Halalbihalal dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Kegiatan sosial untuk membantu korban banjir di Aceh digelar dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan.
DEWAN Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama di Sekretariat DPP KNPI, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Sabtu (28/2).
POLEMIK yang berkembang di ruang publik terkait wacana Reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menuai beragam tanggapan dari berbagai elemen masyarakat.
Adapun delapan poin utama yang tertuang dalam Piagam Pemuda Riau untuk Indonesia, yakni menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam menyampaikan pendapat sesuai aturan perundang-undangan.
Ketua Umum KNPI mengatakan angkah parpol memberikan sanksi nonaktif pada anggota DPR yang telah menyakiti hati publik merupakan upaya menipu publik. ia mendesak pemecatan anggota DPR tersebut
Bareskrim Polri merinci jenis narkotika yang diedarkan Andre Fernando alias The Doctor, mulai dari sabu hingga etomidate dengan nilai transaksi miliaran rupiah.
Bareskrim Polri mengungkap pelarian Andre Fernando alias The Doctor yang sempat membuang iPhone di jalan tol Malaysia sebelum ditangkap di Penang.
Bareskrim Polri mengamankan 10 barang bukti mewah, termasuk iPhone 17 Pro Max dan Rolex, saat menangkap bandar narkoba Andre Fernando alias The Doctor.
Bareskrim Polri mengungkap peran Andre Fernando alias The Doctor sebagai perantara dua bos besar narkoba asal Malaysia dan Aceh untuk pasar Indonesia.
Bareskrim Polri menangkap Direktur dan Manajer White Rabbit terkait dugaan peredaran narkoba sejak 2024. Polisi kini memburu aliran dana dan TPPU.
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai kunjungan OJK dan Bareskrim ke kantor perusahaan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved