Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPR RI, Puan Maharani, menyerukan pemerintah supaya menstabilkan harga pangan sebelum masuk Ramadan. Puan dinilai telah menjalankan maksimal peran DPR sebagai pengawas pemerintahan.
Direktur Eksekutif Indodata, Danis TS Wahidin, menegaskan Indonesia menganut sistem presidensial.
"Artinya parlemen dan eksekutif merupakan entitas yang sama-sama kuat. Situasi ini membuat parlemen lebih vokal dalam mengawasi pemerintah dibanding pada sistem parlementer," jelasnya.
Di sistem parlementer, pemerintahan dibentuk langsung oleh parlemen. Ini membuat kritik dari partai penguasa di parlemen ke pemerintah adalah hal tidak logis.
"Ketika Puan mengingatkan pemerintah menstabilkan harga pangan, artinya Puan sebagai ketua DPR telah membawa lembaganya menjalankan peran secara maksimal. Peran DPR memang seharusnya mengawasi jalannya pemerintahan," ujar Danis melalui keterangan tertulis, Kamis (31/3).
Baca juga: Puan: Pastikan Pasokan Biosolar Aman dan Tak Ganggu Logistik Saat Ramadhan
Selama ini, kata dia, banyak yang salah kaprah melihat sistem presidensial di Indonesia. Ketika parlemen diisi oleh partai pembentuk kekuasaan, maka dianggap aneh jika parlemen dari partai penguasa mengkritik pemerintah.
Padahal hal ini tidaklah salah. Dalam sistem presidensial parlemen dan pemerintah meski berasal dari partai yang sama, tambahnya, tidak jadi soal untuk saling mengkritik.
"Jadi ada persepsi salah di publik. Karena logika saat ini menganggap kita seperti sistem parlementer. Padahal tidak," tegasnya.
Di sisi lain, Danis menyebut kritikan Puan bukannya tidak berdasar. Selama ini masalah harga pangan ramadhan sudah jadi isu tahunan. Ketika Puan menyuarakan ini artinya dia mendengar dan memahami masalah riil di publik.
"Saya pandang sikap ini baik dan saya mengapresiasinya," ujar dia.
Sebagai informasi, Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendesak pemerintah menstabilkan harga-harga pangan yang sudah banyak mengalami peningkatan jelang bulan ramadan dan lebaran.
Ia pun mengingatkan para pemangku kebijakan untuk memastikan agar stok pangan di pasar tersedia sehingga tidak terjadi lonjakan harga.
Selain itu, Puan juga meminta agar pemerintah menjamin kelancaran distribusi pasokan pangan sehingga segala kebutuhan masyarakat saat Ramadhan tiba tidak terkendala. (RO/OL-09)
Puan menilai, tabrakan ini merupakan alarm keras bahwa kompleksitas jalur kereta di wilayah metropolitan sudah sangat tinggi.
Ketua DPR Puan Maharani dorong penguatan sistem pengawasan UTBK SNBT 2026 menyusul temuan 2.640 peserta curang dan keterlibatan sindikat joki.
Pentingnya transparansi pemerintah dalam menjelaskan alasan di balik kebijakan penyesuaian harga tersebut kepada publik.
Puan menekankan bahwa kesiapan logistik dan operasional pasukan menjadi faktor krusial yang harus terus dipantau dan dievaluasi oleh pemerintah bersama para pemangku kepentingan.
KETUA DPR RI, Puan Maharani menanggapi proses pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang disebut dilakukan secara tertutup. Ia menegaskan bahwa komunikasi politik tetap dilakukan
Ketua DPR Puan Maharani mendorong masyarakat dan UMKM beralih ke kemasan alami seperti daun pisang di tengah lonjakan harga plastik.
MENTERI Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menegaskan bahwa laporan terhadap akademisi Feri Amsari tidak perlu dibawa ke ranah hukum.
Persoalan ini dipandang sebagai momentum untuk mendewasakan diri dalam berbangsa.
Presiden Prabowo Subianto menyebut pihak nyinyir dibayar untuk menciptakan kegaduhan dan menegaskan swasembada pangan 2025 sebagai jawaban pemerintah.
Kritik pemerintah soal bencana Sumatra berujung teror. Konten kreator dan aktivis alami ancaman hingga doxing.
DPP Gemura menilai berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa adalah bagian dari hak demokratis yang dijamin konstitusi.
Dugaan intimidasi terjadi usai tayangnya opini yang mengkritik pengangkatan jenderal TNI pada jabatan sipil, termasuk sebagai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved