Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkoba jenis ganja seberat 1 ton. Para tersangka merupakan jaringan Aceh, Jawa Barat, dan Jakarta.
Pengungkapan itu berawal saat adanya laporan warga sering terjadinya transaksi narkoba di Jalan Raya Ciberes, Subang Jawa Barat. Kemudian, pada 19 Mei 2016 petugas mendapat informasi adanya pengiriman ganja itu kemudian mengintai truk tronton yang dicurigai berisi barang haram tersebut.
"Kami dapat informasi dari warga sering ada transaksi. Kemudian kami intai dan ada truk yang kami curigai," kata Wakil Direktur Narkotika Mabes Polri Kombes Eko Daniyanto, Selasa (24/5).
Di dalam truk itu ada dua orang tersangka yaitu, ZU, 49 dan WIN, 32. Mereka kemudian berhenti dan berencana memindahkan ganja itu ke mobil minibus penjemput yang dikendarai oleh DA, 33.
Saat proses pemindahan ganja itu kemudian petugas langsung menangkap para tersangka. "Di dalam truk ada 734 bungkusan berisi ganja seberat 734 kilogram" jelas Eko
Ganja itu, kata Eko ditaruh di dasar bak truk yang kemudian ditutupi lapisan papan untuk mengelabuhi petugas. "Ditutup (papan) secara permanen sebelum nanti ada bongkar muat," jelasnya.
Petugas kemudian mengembangkan penangkapan itu. Hasilnya petugas menangkap tiga tersangka lainnya AR, 29, SU, 26 dan AB, 22, di POM bensin di Jalan Jatisari, Cikampek Jawa Barat dengan barang bukti ganja seberat sekiat 300 kilogram.
"Ditangkap tiga orang lagi barang bukti ganja juga. Jadi totalnya itu satu ton ganja. Ganja akan diedarkan di Karawang, Bogor dan Jakarta," jelasnya. (OL-2)
Menurut Agung, dengan latar belakangnya di Lemhannas, Rudy dipandang memiliki perspektif komprehensif dalam menghadapi tantangan pertahanan modern.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut menggelar Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopsgabla) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan maritim
Pengamat menilai persaingan tidak bersifat head-to-head, melainkan bergantung pada sejumlah faktor strategis, termasuk regenerasi, kebutuhan organisasi, dan masa dinas.
Warga Kepulauan Anambas geger temukan puing diduga pesawat Tiongkok. TNI AL dan Polda Kepri turun tangan selidiki kebenaran video viral nelayan tersebut.
TNI AL melalui Pusat Teritorial Angkatan Laut atau Pusteral menggandeng FKS Group dalam upaya memperkuat kemandirian masyarakat pesisir melalui pelatihan olahan hasil laut dan kedelai.
Tunggul menjelaskan kapal selam tanpa awak itu awalnya ditemukan oleh nelayan yang sedang berlayar di wilayah Selat Utara Gili Trawangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved