Abdul Hakim Berdialog dengan Petani Cabai Pringsewu Lampung

Mediaindonesia.com
05/3/2020 17:11
Abdul Hakim Berdialog dengan Petani Cabai Pringsewu Lampung
Anggota DPD RI Abdul Hakim yang didampingi tim dari Bank Indonesia (BI) berdialog dengan kelompok tani cabai mitra binaan BI di Pringsewu.(Istimewa)

ANGGOTA DPD RI Abdul Hakim yang didampingi tim dari Bank Indonesia (BI) berdialog dengan kelompok tani cabai mitra binaan Bank Indonesia di Pekon Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (03/03).

Acara tersebut juga dihadiri Kepala Pekon Srikaton Ade, perwakilan Dinas Pertanian Pringsewu dan puluhan petani cabai.

Perwakilan BI, Anas, menjelaskan bahwa BI yang merupakan pembina usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) akan terus melakukan pendampingan terhadap kelompok tani cabai yang menjadi mitranya.

"Hari ini alhamdulillah kita kedatangan Bapak Abdul Hakim yang ingin mendengar langsung aspirasi bapak ibu sekalian, selain itu kita juga akan bahas untuk perkembangan kita selanjutnya," ujar Anas.

Dalam sambutannya, Abdul Hakim juga mengungkapkan kebahagiaannya dapat berkumpul bersama dengan para petani cabai.

"Senang bisa bersama bapak ibu, apa yang menjadi aspirasi bapak ibu akan kami catat dan teruskan kepada pihak terkait baik pusat maupun daerah, karena tugas saya salah satunya berkaitan dengan UMKM," tegas Abdul Hakim.

Dalam acara dialog tersebut dibicarakan masalah utama yang dihadapi petani cabai setempat yaitu sulitnya mendapat air.

Abdul Hakim dan rombongan Bank Indonesia sempat pula meninjau ladang tanaman cabai bersama beberapa petani dan tampak tanaman cabai banyak yang terlihat mengering.

Selain mengunjungi petani cabai di Pekon Srikaton, Abdul Hakim juga mengunjungi Pekon Adiluwih, Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu, dalam rangka penyerapan aspirasi terkait pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020.

“Kami melakukan penyerapan aspirasi masyarakat dan daerah di Lampung untuk melakukan pengawasan berkaitan dengan Undang-Undang No 6 tahun 2014 tentang desa, Pengawasan atas pelaksanaan UU No 16 tahun 1997 tentang statistik khususnya berkaitan dengan data statistik UMKM dan pengawasan pelaksanaan kegiatan Sensus Penduduk 2020," papar Abdul Hakim.

"Kami membutuhkan masukan dan saran sekaligus mendapatkan implementasinya seperti apa di Lampung khususnya di Pekon Adiluwih ini,” jelasnya.  

Sementara itu, Camat Adiluwih, Gandung Hartadi, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan Abdul Hakim ke wilayahnya.

“Tentu ini sebuah kebanggaan bagi kami karena telah dikunjungi oleh Wakil DPD dari daerah Lampung, yakni Pak Abdul Hakim,” ungkap Gandung.

Gandung juga menambahkan bahwa Pekon Adiluwih termasuk dalam kategori desa mandiri dan memiliki keunggulan di ketahanan sosial khususnya kesehatan.

“Pekon ini sudah memiliki dokter, bidan, Puskesmas rawat inap dan fasilitas kesehatan lainnya sehingga menunjang untuk mendapatkan predikat sebagai desa mandiri,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pekon Adiluwih, Dedi Sutrisno menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Aplikasi Siskeudes sangat membantu aparat desa untuk membuat APBDes.

 “Siskeudes sangat membantu kerja kami, jika ada penginputan yang tidak sesuai dengan aturan maka sistem akan secara otomatis menolak,” kata Dedi.

Dedi menambahkan pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020, pihak aparat desa sudah mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan pemantauan bahkan tadi malam kami melakukan rakor dengan seluruh ketua RT untuk pelaksanaan sosialisasi ke seluruh warga,” ujarnya

Dedi juga berharap agar anggota DPD Lampung dapat membantu program dan pendanaan dari pemerintah, khususnya program yang tidak dapat dibiayai dana desa.

“Kami ingin desa kami jadi destinasi wisata karena letaknya strategis yakni di antara tiga kabupaten yakni Pringsewu, Lampung Tengah dan Pesawaran. Selain itu mohon akses jalan ke Pesawaran yang akhirnya ke Bandara Beranti bisa diperbaiki sehingga mampu menjadi alternatif alur distribusi usaha hasil pertanian ke Metro, selain ke Pringsewu yang selama ini sudah berjalan,” pungkasnya

Pada akhir kunjungannya, Abdul Hakim menympaikan ucapan terima kasih atas sambutan dan berbagai masukan serta saran yang telah disampaikan.

“Berbagai usulan, saran dan masukan ini sangat berharga bagi kami. Kami akan mengklasifikasikan berbagai saran dan usulan ini untuk dibawa ke berbagai pemangku kepentingan baik itu  di pemerintah daerah kabupaten dan kota, provinsi atau pusat. Kami berharap kita terus bersinergi dan bekerjasama untuk membangun Pekon Adiluwih khususnya, Tanah Lampung pada umumnya,” jelasnya. (OL-09)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Deri Dahuri
Berita Lainnya