Menhan Ingatkan untuk tidak Emosi dengan Isu PKI

Golda Eksa
13/5/2016 18:17
Menhan Ingatkan untuk tidak Emosi dengan Isu PKI
(ANTARA/Rivan Awal Lingga)

ISU kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) sejatinya dapat disikapi dengan kepala dingin, dan bukan responsif hingga memicu keributan. Semua pihak diimbau untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

"Saya selalu ingatkan, saya tidak ingin ribut-ribut, hasut sana sini, apalagi sampai pertumpahan darah," ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di sela acara tatap muka dengan purnawirawan TNI, Ormas Kepemudaan, dan Ormas Keagamaan, dalam rangka antisipasi bangkitnya PKI di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (13/5).

Menurut Menhan, konstitusi telah mengatur hak dan kewajiban warga negara dalam kaitan bela negara. Masyarakat tidak boleh termakan isu yang mengarah pada upaya provokasi.

"Sudah lah, yang dulu sudah. Mari kita hidup ke depan dengan damai dan membangun negara ini. Orang ribut hanya merusak negara dan saya ingatkan jangan ada pihak yang memancing emosi."

Ryamizard menambahkan, bahaya laten komunis yang dimotori PKI harus diwaspadai. Pasalnya, paham komunisme ternyata tetap ada hingga saat ini dan hadir secara senyap.

Penanganan komunis, lanjut dia, sebaiknya tidak hanya dibebankan kepada TNI. Sesuai dengan bentuk, sikap, maupun ancamannya, maka penyelesaian persoalan itu ikut menjadi tanggung jawab setiap warga negara.

"Kemenhan berupaya menggugah kesadaran masyarakat mewaspadai penyusupan bentuk tersebut, salah satunya melalui bela negara," tandasnya. (Gol/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya