Calon NasDem Harus Bersih dari Tindak Pidana

MI/FL/TB/P-2
10/6/2015 00:00
Calon NasDem Harus Bersih dari Tindak Pidana
(MI/M Taufan)
DEWAN Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Timur menyerahkan nama bakal calon bupati dan wali kota yang bakal mengikuti pilkada serentak 2015 ke Polda Jawa Timur untuk mengetahui bahwa calon yang diusung bersih dari jeratan kasus pidana. "Calon yang diusung NasDem haruslah bersih dari tindak pidana korupsi maupun pidana umum lainnya," kata Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Effendi Choiri seusai pertemuan tertutup dengan Kapolda Jatim Irjen Anas Yusuf di Kantor Polda Jatim, kemarin.

Sejumlah nama kini dijaring Partai NasDem untuk ikut pada pilkada serentak Desember mendatang. Hampir 50 nama masuk di Partai NasDem Jatim. Oleh karena itu, pihaknya memandang perlu untuk menyerahkan nama-nama bakal calon tersebut guna diteliti apakah ada yang terlibat dalam tindak pidana. "Polda memiliki catatan bagus siapa-siapa saja yang pernah terlibat atau tidak maka kita serahkan ke polda untuk diteliti," ujarnya.

Partai NasDem, ucapnya, akan terlibat aktif memerangi korupsi dan nama yang dianggap bersih langsung direkomendasikan ke DPP NasDem. "NasDem ingin calonnya bersih dan baik dalam pengelolaan wilayahnya jika terpilih nanti," tegasnya. Hal yang sama dilakukan DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah yang menyerahkan nama-nama bakal calon kepala daerah yang akan diusung ke kejaksaan setempat. Pihak kejaksaan diminta membantu melakukan tracking dan screening terhadap nama-nama tersebut sebelum resmi diusung pada pilkada.

"NasDem tidak ingin nantinya setelah para calon yang diusung atau terpilih jadi kepala daerah malah ditetapkan sebagai tersangka oleh kejaksaan. Karena itu, sebelum resmi dicalonkan, perlu diketahui track record setiap bakal calon," kata Ketua DPW NasDem Sulteng, Ahmad H Ali, di Palu, kemarin.  Soal nama-nama yang diajukan, Ahmad tidak berkenan menjawabnya.

"Nanti KPU yang mengumumkan nama-nama itu. Kita tunggu saja proses yang masih berjalan ini. Yang pasti seluruh bakal calon pasangan kepala daerah (kabupaten/kota), termasuk provinsi yang akan maju sebagai gubernur sudah kami serahkan ke kejaksaan," imbuh Ahmad. Sementara itu, Koordinator Wilayah Sulawesi NasDem, HM Malkan Amin, mengatakan hal yang dilakukan DPW Partai NasDem Sulteng merupakan kewajiban partai sebelum ada keputusan mengusung dari partai.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya